Local Experience
Kisah 4 Tahun Bung Karno Diasingkan di Ende hingga Merenungkan Pancasila
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, diasingkan Belanda sejak tahun 1934-1938 di Kota Ende, Kabupaten Ende, NTT.
Di Kota Ende, ia menetap di rumah sederhana yang terletak di jalan Perwira, Kelurahan Kotaraja, Ende Utara.
Hingga kini, rumah pengasingan Bung Karno itu tetap dijaga dan dirawat dengan baik.
Menurut penjaga rumah pengasingan Bung Karno sejak 2001 hingga sekarang, menceritakan, Presiden Soekarno diasingkan di Ende selama 4 tahun oleh kolonial Belanda.
Dari Jakarta, Bung Karno disebut menumpangi menumpangi kapal Vander dan tiba di pelabuhan Ende pada tanggal 14 Januari 1934.
Di tempat pengasingan, Bung Karno banyak merenung di sebuah taman yang tak jauh lokasinya.
Selama masa pengasingan di Ende, Bung Karno aktif berdiskusi dengan sahabat-sahabatnya yakni para tokoh di Ende, seperti Hj Hasan Aroebusman, Hj Abdul Gani, dan para pastor.
Bung Karno, kata dia, juga sering meminjam buku dari pastoral yang sering dikenal Serambi Bung Karno.(*)
Video Production: Eftian Rio Prayoga
Sumber: Tribunnews.com
Local Experience
Dibudidayakan di Sungai Deras, Ikan Mas Berok Citorek Tembus Harga Fantastis
2 hari lalu
Local Experience
Nekat Resign dari Startup, Novi Buktikan Ayam Salto Bisa Tembus Omzet Fantastis
3 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.