Kamis, 30 April 2026

Konflik Palestina Vs Israel

Militer Israel Cuci Tangan, Mengelak soal Penyebab Kebakaran Maut di Kamp Pengungsian Rafah

Rabu, 29 Mei 2024 19:39 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Militer Israel mengeklaim bahwa amunisi yang mereka miliki tak mungkin menyebabkan kebakaran mematikan di Kota Rafah.

Seperti diketahui, serangan udara Israel pada Minggu (26/5/2024), membuat tenda-tenda di kamp pengungsian Rafah terbakar dan menewaskan 50 orang.

Serangan Israel itu disebut memicu kobaran api yang membakar para pengungsi hidup-hidup.

Mirisnya, para korban yang tewas, mayoritas perempuan dan anak-anak.

Baca: Habisi Mereka Mantan Dubes AS untuk PBB Nikki Haley Tulis Dukungan untuk Israel di Sebuah Rudal

Dikutip dari Kompas.com, namun, Israel bak cuci tangan terhadap serangan ke Rafah itu.

Pihaknya mengelak bawa serangan yang dilakukan prajurit Zionis menyebabkan kebakaran besar.

Dalam sebuah konferensi pers, Rabu (29/5/2024), Juru Bicara Militer Israel, Laksamana Muda Daniel Hagari mengungkap temuan awal penyelidikan terkait kebakaran maut itu.

Militer Israel mengaku telah menewaskan dua militan senior Hamas di barat laut Rafah dalam serangan tersebut.

Baca: Pertempuran Jarak Dekat Hizbullah Habisi Pasukan Israel, Mortir dan Peluru Kaliber Sisir Habis IDF

Disebutkan Hagari, pesawat-pesawat tempur Israel menjatuhkan dua amunisi seberat 17 kilogram.

Hagari mengatakan, amunisi itu berukuran paling kecil yang bisa digunakan oleh jet-jet tempur Israel.

Ia lantas mengklaim bahwa penyebab kebakaran mematikan di Rafah belum diketahui secara pasti.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Israel Mengelak Serangannya ke Rafah Sebabkan Kebakaran Mematikan"

Host: Iraka
VP: Ananda Bayu S

# Israel # kebakaran # Rafah # warga Palestina

Editor: Ramadhan Aji Prakoso
Reporter: Isti Ira Kartika Sari
Video Production: Ananda Bayu Sidarta
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved