VIRAL NEWS
Israel 'Cuci Tangan', Bantah Serang Kamp Pengungsi Palestina Dekat Rafah yang Tewaskan 21 Orang
TRIBUN-VIDEO.COM - Militer Israel membantah melakukan serangan terhadap tenda kamp yang menampung keluarga pengungsi di al-Mawasi, dekat kota Rafah di Gaza selatan, yang telah menewaskan sedikitnya 21 orang pada Selasa (28/5/2024).
Setidaknya 12 orang yang tewas dalam serangan hari Selasa adalah perempuan.
Sementara 64 orang terluka dalam serangan itu, dan 10 orang berada dalam kondisi kritis.
Serangan itu terjadi hanya dua hari setelah serangan terhadap sebuah kamp tenda di daerah Tal as-Sultan dekat Rafah yang menewaskan 45 warga Palestina.
Otoritas kesehatan Gaza mengatakan tank-tank bergerak menuju pusat kota Gaza selatan untuk pertama kalinya setelah malam pemboman besar-besaran.
Dua hari setelah serangan udara Israel terhadap kamp lain yang memicu kecaman global, layanan darurat Gaza mengatakan empat tembakan tank pada hari Selasa menghantam sekelompok tenda di Al-Mawasi.
Baca: Jihad Islam Rilis Video Tentara Israel yang Disandera, Trufanov Sampaikan Pesan Misterius ke Warga
Baca: Total 3 Ribu Rudal Hizbullah Hantam Israel sejak Awal Perang, 930 Rumah Rusak Berselimut Kobaran Api
Namun Militer Israel membantah melakukan serangan di Al-Mawasi di Gaza.
Sementara itu, Israel mencoba mengarahkan tuduhan sebagai pelaku pembantaian di Kamp Pengungsi Tel Al-Sultan ke Hamas.
IDF malah mencurigai kalau amunisi atau bahan mudah terbakar lainnya menyebabkan ledakan sekunder dan kebakaran besar di lokasi tenda-tenda warga Gaza yang mengungsi di Rafah.
Israel berdalih, serangan udara yang terjadi pada Minggu (26/5/2024) itu ditujukan pada dua target utama dari pihak Hamas.
jet tempur IDF 'cuma' menggunakan dua amunisi kecil, masing-masing membawa hulu ledak seberat 17 kilogram, untuk meminimalkan risiko korban sipil karena dekat dengan kamp pengungsi Palestina.
Meski diklaim sudah dilakukan tindakan pencegahan, faktanya ledakan bom itu memicu kebakaran hebat di kompleks yang berdekatan dimana warga sipil Palestina berlindung.
Otoritas kesehatan Palestina di Gaza melaporkan 45 orang tewas dan puluhan lainnya terluka.
Penyelidikan IDF mengklaim, kalau amunisi, senjata, atau bahan lain yang disimpan di sekitar lokasi mungkin telah menyebabkan ledakan sekunder dan kebakaran yang diakibatkannya.(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pembantaian di Tel al-Sultan Rafah, Israel Balik Tuding Hamas: Kami Cuma Pakai Bom Kecil 17 Kg
Artikel ini telah tayang di Reuters.com dengan judul Israel denies strike on camp near Rafah that Gaza officials say killed 21 people
# Israel # Gaza # kota Rafah
Reporter: sara dita
Video Production: Rahmat Gilang Maulana
Sumber: Tribunnews.com
Tribun Video Update
Hamas Lumpuhkan Langsung 2 Unit IDF | Israel Kembali Langgar Gencatan Senjata | Rudal Houthi Dicegat
4 hari lalu
Tribun Video Update
Update Perang Gaza: Israel Raja Ingkar! Langgar Gencatan Lagi | 50 Amunisi Houthi Diklaim Dicegat
4 hari lalu
Tribun Video Update
Trump Merasa Dikibuli Israel! Kini AS Putus Komunikasi dengan Israel, Zionis Kehilangan Dukungan
4 hari lalu
Tribun Video Update
Sebanyak 100 Ribu Ton Bahan Peledak Dijatuhkan Israel di Gaza, 62 Ribu Warga Palestina Tewas
4 hari lalu
TRIBUN VIDEO UPDATE
Keji! Israel Jatuhkan 100 Ribu Ton Bahan Peledak ke Jalur Gaza, Warga Palestina Tewas di Reruntuhan
4 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.