Internasional
Hamas Tembak Rudal Helikopter Israel, Penembak Jitu IDF Tewas, ICC Ajukan Surat Tangkap Netanyahu
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Militan Hamas terlibat bentrok sengit dengan pasukan Israel di sebelah timur Kota Jabalia, Gaza utara.
Dalam video yang dirilis pada Selasa (21/5/2024), anggota Hamas tampak menyerang helikopter Apache milik Israel.
Penyerangan dilakukan menggunakan rudal anti-udara SAM-7.
"Peluncuran rudal SAM-7 menuju helikopter Israel di sebelah timur kota Jabalia," tulis Hamas di Telegram resminya, dikutip dari Al Mayadeen.
Tidak jelas apakah helikopter itu berhasil ditembak jatuh.
Namun di lokasi yang sama, Hamas juga menembak seorang tentara pendudukan Israel.
Brigade Al-Quds menembak jatuh seorang penembak jitu Zionis yang ditempatkan di sebuah gedung di sebelah timur Kamp Jabalia.
Insiden ini diduga terjadi pada Senin (20/5/2024).
Mujahidin perlawanan mulanya membuat celah di dinding untuk membidik tentara Israel yang berada di dalam gedung.
Tembakan kemudian diluncurkan diduga tepat mengenai target.
Seusai serangan itu, sejumlah tentara Israel langsung pergi dengan tergesa-gesa.
Kepala Jaksa Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) Karim Khan resmi mengajukan permohonan surat perintah untuk menangkap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Hal ini karena Netanyahu diduga telah melakukan kejahatan perang di Gaza.
Dalam pernyataan resminya pada Senin (20/5/2024), Khan menyebutkan sejumlah pihak yang direkomendasikan untuk ditangkap.
Selain Netanyahu, Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant juga dinilai bertanggung jawab atas kejahatan perang di Gaza.
Menurut Khan, apa yang dilakukan Israel terhadap warga Palestina sungguh tidak manusiawi.
"Sengaja mengarahkan serangan terhadap penduduk sipil dan penganiayaan sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan," kata Khan, dikutip dari Al Mayadeen.
Kemudian para pemimpin Hamas juga masuk daftar orang-orang yang direkomendasikan untuk ditangkap.
Mereka adalah pemimpin Hamas Yahya Sinwar, Komandan Brigade Al-Qassam Mohammaed Ibrahim Al-Masri, dan Kepala Politik Hamas Ismail Haniyeh.
Dalam keterangannya, Khan menuduh petinggi Hamas bertanggung jawab atas pembunuhan, kekerasan seksual, dan penyiksaan terhadap sandera.
(Tribun-Video.com)
https://english.almayadeen.net/news/politics/confrontations-ongoing-in-jabalia--al-qassam-shoots-at-apach
https://english.almayadeen.net/news/politics/icc-files-application-for-arrest-warrants-against-netanyahu
#israel #palestine #israelpalestineonflict #konflik #perang #hamas #helikopter #apache
Video Production: Difa Isnaeni Azizah
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
Detik-Detik Rudal Hizbullah Melesat di Langit Nahariya, Balas Kematian Komandan yang Diserang Israel
5 hari lalu
Internasional
Bocor Dokumen Rahasia Rusia Jor-joran Bantu Iran, Kirim 5.000 Drone Serat Optik Gempur AS-Israel
5 hari lalu
Tribun Video Update
Tentara Militer Israel Melompat dari Tank Merkava yang Didrone FPV Hizbullah, Markas Komando Hancur
5 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Trump Bak Habis Kesabaran atas Iran yang Tak Setujui Kesepakatan, Ancam Lakukan Project Freedom Plus
6 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Blokade Amerika Serikat ke Iran di Selat Hormuz Makin Ketat, Efek Embargo Kian Terasa di Teheran
6 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.