Local Experience
Tradisi Kebo-keboan Masyarakat Osing Banyuwangi, Mengubah Manusia Menjadi Kerbau
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Kebo-keboan merupakan salah satu upacara adat Suku Osing Banyuwangi, Jawa Timur.
Dalam upacara ini akan ditampilkan kebo-keboan atau manusia yang dirias layaknya kerbau.
Upacara Kebo-keboan merupakan wujud rasa syukur masyarakat Suku Osing terhadap hasil panen yang mereka terima.
Selain itu, ritual ini juga berfungsi sebagai upacara bersih desa agar masyarakat terhindar dari bahaya.
Sama seperti Ritual Seblang, Ritual Kebo-keboan juga dilakukan di dua desa saja yaitu Desa Aliyan dan Desa Alasmalang.
Aliyan merupakan salah satu desa di Kecamatan Rogojampi, sedangkan Alasmalang berada di Kecamatan Singojuruh.
Upacara Kebo-keboan memiliki sejarah panjang dan berkaitan dengan kisah Buyut Karti. Buyut Karti hidup pada abad ke-18 Masehi.
Saat itu, ada ancaman wabah penyakit yang sulit disembuhkan.
Hingga suatu saat Buyut Karti mengaku mendapatkan wangsit untuk menggelar upacara bersih desa.
Dalam wangsit itu, para peserta dalam upacara tersebut harus berdandan layaknya hewan kerbau.
Di kemudian hari, pemilihan kerbau ini dimaknai bahwa hewan tersebut merupakan “teman” petani dalam membajak sawah.
Buyut Karti lantas menyampaikan wangsit yang diterimanya itu kepada warga masyarakat.
Setelah disepakati, Buyut Karti dengan sejumlah petani lantas berdandan layaknya kerbau dan hal itu kemudian menjadi tradisi.
Sebagaimana disampaikan sebelumnya, upacara adat Kebo-keboan ini dilaksanakan di dua desa, yaitu Aliyan dan Alasmalang.
Secara umum pelaksanaannya sama, namun ada beberapa perbedaan di antara dua desa ini.
Di Desa Alasmalang, Kebo-keboan tidak hanya sebagai upacara adat saja namun juga sebagai daya tarik wisata.
Sementara di Desa Aliyan, upacara Kebo-keboan relatif lebih kental aturan adatnya dan dilakukan secara terstruktur.(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Upacara Adat Kebo-keboan Banyuwangi: Sejarah, Tujuan, dan Pelaksanaannya
Video Production: Damara Abella Sakti
Sumber: Kompas.com
Local Experience
Kuliner Tradisional Milu Siram Cita Rasa Khas Gorontalo: Perpaduan Hangat, Segar, dan Nikmat
4 hari lalu
Local Experience
Dibudidayakan di Sungai Deras, Ikan Mas Berok Citorek Tembus Harga Fantastis
6 hari lalu
Local Experience
Nekat Resign dari Startup, Novi Buktikan Ayam Salto Bisa Tembus Omzet Fantastis
7 hari lalu
Local Experience
Kuliner Legendaris Bogor: Toge Goreng Turun-Temurun dari Zaman Dulu
Rabu, 15 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.