Selasa, 21 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Warga Israel Berperilaku 'Aneh' Imbas Tentara IDF Gagal Serang Gaza, Pengamat: Mereka Idap Psikosis

Jumat, 10 Mei 2024 18:04 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Rupanya Pasukan Pertahanan Israel (IDF) memanfaatkan perang di Gaza sebagai salah satu ajang ketenaran.

Seusai kegagalan menyerang Gaza, tentara IDF kerap menggunakan aplikasi kencan atau dating app.

Penurut pengamat, kondisi tersebut membuat warga Zionis pun ikut berperilaku aneh.

Dikutip dari Parstoday, hal itu disampaikan oleh seorang peneliti independen yang tak disebutkan namanya.

Ia membongkar perilaku aneh warga Israel di jejaring media sosial.

Oleh sebab itu, sang pengamat mengatakan bahwa warga Israel menderita psikosis kolektif.

Baca: Tal Barri Sebut Hizbullah Musuh Tangguh IDF, Masih Kuat dengan Banyaknya Pasukan & Senjata Presisi

Baca: Rumah Persembunyian IDF Dikepung Lava Mortir Brigade Al Quds, Kumpulan IDF Tertimbun

Sang pengamat juga mengatakan banyak tentara IDF yang bermain dating app di tengah perang dengan Gaza.

Pasalnya, saat membuka beberapa aplikasi kencan, terlihat pria berseragam tentara IDF tersenyum dan memegang senjata.

Tak jarang mereka membuat konten sadis dengan menunjukkan serangann ke warga Palestina.

Bahkan sniper atau penembak jitu Israel turut menggunakan dating app dan seolah menunjukan keberhasilan mereka menyerang Gaza.

Pasalnya, mereka mengunggah video sedang melewati reruntuhan bangunan.

Pakar hukum internasional juga percaya bahwa pemboman di Gaza yang ditampilkan dalam profil situs kencan sebagai kejahatan perang.

“Perilaku aneh warga Israel di jejaring sosial menunjukkan bahwa masyarakat Israel berada di bawah psikosis kolektif.” katanya.

(Tribun-Video.com)

#israel #palestina #gaza #hamas #hizbullah #idf #serangan #tentaraidf #zionis #datingapp #senjata

Editor: Tri Hantoro
Reporter: Maria Nanda Ayu Saputri
Video Production: valencia frida varendy
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #TRIBUNNEWS UPDATE   #IDF   #Gaza   #Psikosis

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved