Kamis, 23 April 2026

Konflik Palestina Vs Israel

Eks Komandan IDF Kewalahan Bunuh Petinggi Hamas & Al Qassam, Sulit Cari Akibat Gaza Padat Penduduk

Jumat, 10 Mei 2024 12:55 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Eks Komandan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Aviv Kochavi mengaku kesulitan untuk membunuh petinggi Hamas, Yahya Sinwar.

Tak hanya Yahya, namun juga Mohammed Al-Deif, Panglima Brigade Al-Qassam, sayap militer Hamas.

Menurutnya, kawasan Gaza yang padat penduduk membuat IDF sulit untuk menemukan petinggi Hamas dan Al-Qassam.

"Di daerah padat penduduk dan banyak bangunan, hal ini sangat sulit dilakukan. Jadi kami telah bekerja selama berbulan-bulan untuk (melaksanakan) operasi tersebut, namun kami tidak bisa,” kata Kochavi.

Baca: Netanyahu Kesal Biden Setop Pasokan Senjata AS, Bersumpah akan Berjuang Sendiri Tanpa Bantuan

Bahkan, Kochavi mundur dari jabatannya karena kegagalan tersebut.

Yakni, Kochavi mundur sekira 9 bulan sebelum operasi militer Banjir Al-Aqsa dilancarkan oleh Perlawanan Palestina pada 7 Oktober 2023.

Kochavi mengatakan, bahwa Israel menganggap Iran sebagai ancaman nyata.

Yakni, tak menganggap Gaza sebagai potensi bahaya.

Baca: Iran akan Membuat Bom Nuklir jika Israel Menjadi Ancaman bagi Wilayahnya

“Kami tidak menganggap Gaza sebagai ancaman nyata,Iran adalah prioritas utama kami,” katanya.

Namun, pihaknya menyebut pada 2021 pasukan pertahanan Israel melihat ada perubahan dengan Hamas.

Adapun Hamas seperti menunjukkan sesuatu yang baru sedang terjadi.

“Kami mencoba (membunuh Sinwar dan al-Deif, dan itu sulit," ujarnya.

(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Eks Komandan IDF Akui Sulit Bunuh Petinggi Hamas dan Al-Qassam: Operasi Berbulan-bulan, Kami Gagal

# Konflik Palestina Vs Israel # Hamas # Gaza # Brigade Al-Qassam # IDF # Yahya Sinwar

Editor: Dyah Ayu Ambarwati
Reporter: Adila Ulfa Muna Risna
Video Production: Rania Amalia Achsanty
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved