TRIBUNNEWS UPDATE
Serangan Multi Cabang Hizbullah Ratakan 8 Gedung Persembunyian IDF, 215 Tentara Israel Tewas
TRIBUN-VIDEO.COM - Hizbullah melakukan serangkaian serangan gabungan dan terarah terhadap basis militer Israel menggunakan rudal pada Rabu (8/5/2024).
Dalam operasi tersebut, 8 gedung persembunyian Pasukan Pertahanan Israel (IDF) runtuh total.
Sejumlah tentara juga tewas dan terluka imbas operasi multi cabang tersebut.
Dilansir dari Tribunnews.com, hal itu diungkapkan langsung oleh pasukan Hizbullah dari Lebanon.
Baca: Zionis Menggila! 80.000 Ribu Pengungsi Kabur Evakuasi Diri, Rafah Bak Kota Hantu
Hizbullah mengaku, para pejuangnya melakukan operasi multi cabang dengan menggunakan sejumlah roket, pada Rabu lalu.
Serangan Hizbullah itu diklaim menghantam delapan gedung persembunyian IDF hingga runtuh total.
Di antaranya persembunyian di Malkiya, pemukiman Shlomi, Hanita, Al-Manara, dan Metulla.
Termasuk pula persembunyian di Avivim, Yara dan Admit.
Baca: Puluhan Ribu Pengungsi Kabur dari Rafah hingga Iran Geram ke Zionis, Ancam Siapkan Bom Nuklir
Rentetan serangan Hizbullah itu juga diklaim mengakibatkan sejumlah tentara Israel tewas dan terluka.
Hal itu juga dibenarkan oleh militer Israel.
Menurut Militer Israel, seorang tentara bernama Sersan Chaim Sabah, 20 tahun, dari Batalyon 869, terbunuh saat sembunyi di Malkiya.
Hal ini menjadikan jumlah kematian tentara Israel sejak 7 Oktober 2023 menjadi 615 tentara.
(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tentara Israel Tewas dalam 8 Operasi Gabungan Hizbullah di Utara Palestina
# Hizbullah # Israel # Lebanon
Reporter: Ariska Nur Choirina
Video Production: Nur Rohman Urip
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Iran Marah Besar, Blak-blakan Sebut UEA Pengkhianat: Berperan Aktif Bantu Israel-AS Bom Teheran
41 menit lalu
Terkini Nasional
KLAIM TEHERAN RAIH KEMENANGAN STRATEGIS, Araghchi: Dunia Kini Akui Kekuatan Iran
2 jam lalu
Internasional
Perang Iran Bisa Meledak Lagi? Israel dan AS Gelar Pertemuan Bahas Serangan Lanjutan ke Teheran
3 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.