Pengacara: Abu Bakar Baasyir Tetap Menolak Tuduhan Membiayai Pelatihan Militer di Aceh
Laporan Wartawan Tribunnews, Lendy Ramadhan
TRIBUN-VIDEO.COM - Hingga saat ini, Abu Bakar Baasyir tetap menolak tuduhan pembiayaan pelatihan militer di Aceh untuk para mujahid yang akan dikirim ke Palestina.
Hal tersebut dikatakan pengacara Abu Bakar Baasyir, Mahendradatta dalam jumpa pers di kantornya, Jalan RS Fatmawati, Jakarta Selatan, Senin (21/1/2019).
Oleh sebab itu, Abu Bakar Baasyir menolak menandatangani sejumlah dokumen yang disodorkan kepadanya sebagai persyaratan pembebasannya.
"Dalam dokumen itu ada macem-macem dokumen, yang penting itu dokumen kok sekarang ada urusan, berjanji tidak akan melakukan tindak pidana yang pernah dilakukannya. Lah ustaz itu sampai kapan pun ngga mau ngaku sebagai intelektual dader, perencana, dan penyandang dana dari latihan militer di Aceh," kata Mahendradatta.
Lebih jauh Mahendradatta menjelaskan, Abu Bakar Baasyir hanya mengetahui dimintai sumbangan untuk pelatihan para mujahid yang ingin berangkat ke Palestina.
Pelatihan tersebut bukan merupakan pelatihan militer, melainkan pelatihan yang sifatnya sosial, seperti pelatihan medis.
Diketahui, dalam persidangan kasus terorisme pada 21 Maret 2011 lalu, Abu Bakar Baasyir dinyatakan oleh para saksi telah membiayai pendanaan pelatihan militer di Aceh.
Sehingga ia divonis 15 tahun penjara atas kasus terorisme masa lalu.
Kini ia telah mendapat kebebasan tanpa syarat, namun dirinya minta waktu tiga hari untuk mengemas barang-barangnya dari Lembaga Pemasyarakatan.(*)
Reporter: Lendy Ramadhan
Videografer: Lendy Ramadhan
Video Production: Novri Eka Putra
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
Sebut Hamas Kecewa kepada Indonesia seusai Gabung BoP Bentukan Trump, Faisal: Lemahkan Pejuang
7 hari lalu
Mancanegara
Rakyat Iran Ramai-ramai Berterima Kasih ke Indonesia, Doakan Sejahtera karena Dukung Palestina
Kamis, 16 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.