Minggu, 26 April 2026

Internasional

Komandan IDF Tewas Kepalanya Ditembak Hamas, Sistem Eror! Israel Linglung Diserang Drone Hizbullah

Kamis, 9 Mei 2024 17:51 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Pertempuran sengit antara Hamas dan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) di Tulkarem beberapa waktu lalu membawa duka mendalam bagi Zionis.

Seorang komandan dari pasukan perang tersebut terkena tembakan Hamas di bagian kepala.

Setelah kritis berhari-hari, kini komandan dari unit Yamam Angkatan Pertahanan Israel itu dilaporkan tewas.

Dilansir dari i24news pada Kamis (8/5//2024), hal itu diumumkan langsung oleh situs berita Israel.

Dalam laporan tersebut dijelaskan bahwa seorang komandan yang bernama Yitav Lev Halevi (28) terkena tembakan Hamas di kepala saat melakukan operasi khusus di Tulkarem, Tepi Barat.

Yang mana operasi selama 14 jam tersebut mulanya bertujuan untuk melenyapkan kelompok Hamas.

Namun hal itu justru menjadi boomerang dan melukai komandan Halevi.

Setelah terkena tembakan dan luka-luka serius, Halevi sempat kritis dan mendapatkan perawatan intensif.

Meski demikian, akibat fatalnya luka tembak di kepala Halevi, kini komandan tersebut dilaporkan tewas.

Diketahui, Halevi sendiri merupakan salah satu sosok penting dalam militer Israel.

Ia juga tercatat sebagai putra Yoram Halevi, komandan wilayah Yerusalem dan mantan pemimpin Unit Khusus Al-Yamam.

Sistem pertahanan Israel diduga eror hingga tak bisa mendeteksi drone 'murah' Hizbullah.

Akibatnya, drone berpeledak itu bebas terbang di atas kepala para tentara Zionis.

Ironisnya, para tentara Israel itu tak bisa berkutik akibat sirine peringatan berkali-kali tidak aktif.

Dilansir dari Al Mayadeen, kondisi tersebut diungkapkan oleh koresponden Channel 12, Guy Varon, pada Rabu (8/5/2024).

Menurutnya, divisi pertahanan udara Israel di utara Palestina tidak bekerja 100 persen dalam menghadapi drone bunuh diri.

Hal itu terlihat, saat sistem pertahanan Israel itu tak mampu mendeteksi drone murah yang diluncurkan dari jarak dekat dan terbang di ketinggian rendah.

Koresponden itu pun mengatakan bahwa drone Hizbullah yang diterbangkan ke Metulla akurat mengenai sasaran.

Saluran berita Israel juga mengungkapkan hal senada.

Di mana drone murah Hizbullah dilaporkan bebas masuk ke wilayah Israel tanpa adanya peringatan bahaya apapun.

Bahkan beberapa waktu lalu drone kecil juga dengan bebas terbang di atas kepala tentara Israel, hingga membuat para tentara tersebut tak bisa berkutik.

Imbas insiden itu, dua tentara Israel tewas tersambar drone berpeledak Hizbullah.

(Tribun-Video.com)

https://www.i24news.tv/en/news/israel/defense/artc-israeli-soldier-succumbs-to-wounds-from-tulkarm-operation
https://english-almayadeen-net.translate.goog/news/politics/hezbollah-uavs-precise--unobstructed--israeli-reports-say?_x_tr_sl=en&_x_tr_tl=id&_x_tr_hl=id&_x_tr_pto=tc

Editor: Tim Kreatif Tribun-video.com
Video Production: Difa Isnaeni Azizah
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #IDF   #Hamas   #Israel   #tentara israel   #Komandan IDF   #peluru

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved