Rabu, 15 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Israel Merasa Dikibuli AS soal Proposal Gencatan Senjata yang Disetujui Hamas, Berujung Serang Rafah

Rabu, 8 Mei 2024 21:34 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Para pejabat Israel menyalahkan Amerika Serikat (AS) karena mengaku tak diberitahu soal proposal atau usulan gencatan senjata di Jalur Gaza yang diajukan oleh para juru penengah.

Namun, tuduhan Israel langsung dibantah oleh pihak Washington.

Proposal itu sendiri sudah disetujui oleh Hamas pada hari Senin, (6/5/2024).

Para pejabat negara Zionis dilaporkan terkejut dengan proposal tersebut.

Menurut mereka, dalam proposal itu ada terlalu banyak konsesi di pihak Israel.

Mereka juga mengklaim, kesepakatan itu bukanlah yang sebelumnya disampaikan.

Hal itu menyebabkan Israel menyerang Israel.

Baca: Warga Mesir Berontak, Tikam Jenderal Militer Israel hingga Tewas! Posisi Israel di Kairo Tak Aman

Baca: Rekap Israel-Hamas: Israel Nekat Serang Rafah Meski Dapat Tekanan, AS Setop Pengiriman Senjata

Di sisi lain, seorang pejabat senior AS membantah pernyataan pejabat Israel itu.

Disebutkan bahwa diplomat AS sebelumnya sudah melakukan pertemuan dengan diplomat Israel.

Oleh karena itu, tak ada kejutan soal proposal itu yang kemudian disetujui oleh Hamas.

“Diplomat Amerika sudah berbicara dengan diplomat Israel. Tidak ada kejutan,” kata pejabat AS itu dikutip The New Arab yang mengutip Axios.

Sementara itu, hubungan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dengan Presiden AS Joe Biden tengah memburuk.

Hal ini terjadi setelah Israel melakukan serangan ke Jalur Gaza.

(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Editor: Tri Hantoro
Reporter: Tri Suhartini
Video Production: Dharma Aji Yudhaningrat
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved