Terkini Nasional
Gibran 'Didepak' dari PDIP, Pengamat: Dia Jadi Game Changer bagi Konstelasi Politik Indonesia
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM- Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari menanggapi terkait langkah Gibran Rakabuming Raka seusai 'didepak' sebagai kader partai politik terbesar di Indonesia, PDIP.
Menurut M Qodari, Gibran akan menjadi game changer bagi konstelasi politik di Indonesia ke depan.
Pasalnya sejumlah partai lainnya akan berlomba untuk menawarkan jabatan strategis untuk putra sulung Presiden Joko Widodo tersebut.
Bahkan, Qodari menilai peluang Jokowi maupun Gibran bergabung dengan partai lain terbuka lebar.
Namun, perihal kemana Gibran dan Jokowi akan berlabuh, Qodari menyebut hal itu tergantung sikap pengurus dan elite partai politik yang siap membuka ruang dan menggelar karpet merah untuk keduanya.
Mengingat pula Gibran memiliki masa depan yang sangat cemerlang.
Baca: Bukan Cuma Rekan Kerja, Arif & RM Punya Hubungan Spesial sejak 2023 hingga 2 Kali Berhubungan Badan
Disebutkan, Gibran bisa jadi Wakil Presiden dua kali dan Presiden dua kali.
Terkini Qodari menyebut, sejauh ini terdapat dua parpol yakni Golkar dan PAN tertarik untuk merekrut Jokowi dan Gibran.
Namun menurutnya, kesiapan Golkar dan PAN menampung Jokowi, memerlukan perhitungan tertentu.
Yakni, seperti perolehan jumlah kursi berdasarkan hasil Pileg 2024 yang menempatkan Golkar di urutan pertama dan PAN di urutan kedua.
“Pertama, menurut saya tergantung kepada sikap partai politiknya, pengurusnya mana yang memberikan karpet merah atau membukakan peluang bagi Pak Jokowi untuk menjadi bagian dari partai politiknya,” kata Qodari kepada wartawan, Kamis (2/5/2024).
(Tribun-Video.com/Wartakotalive.com)
Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Dipecat PDIP, Gibran ke mana? Qodari: Dia Tokoh Muda Potensial, Bisa Wapres dan Presiden Dua kali
#gibranrakabumingraka #gibran #pdip #pdiperjuangan
Reporter: Adila Ulfa Muna Risna
Video Production: Ika Vidya Lestari
Sumber: Warta Kota
Tribunnews Update
PDIP Habis Kesabaran, Tetap Polisikan Pemilik YouTube Penuduh Puan Jadi Koordinator Ijazah Jokowi
Senin, 30 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
PDIP Siap Polisikan Pemilik Channel YouTube Tuduh Puan Jadi Koordinator Kasus Ijazah Jokowi
Jumat, 27 Maret 2026
Terkini Nasional
Sentil Anak Abah Sebar Hoaks soal JK ke Iran, Politisi PDIP: Demi Kepentingan Politik Jelang 2029
Kamis, 26 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Politisi PDIP Sebut Anak Abah Sebar Hoaks soal JK ke Iran: Demi Kepentingan Politik Jelang 2029
Kamis, 26 Maret 2026
Terkini Nasional
Enggan Komentari Pertemuan Prabowo dan Megawati, Jokowi Pilih Bungkam dan Hanya Ucapkan Terima Kasih
Minggu, 22 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.