Minggu, 12 April 2026

Terkini Daerah

Seorang Pekerja Tewas Tergiling Mesin di Bantar Gebang, Saksi Alami Trauma

Jumat, 18 Januari 2019 18:43 WIB
TribunJakarta

TRIBUN-VIDEO.COM - Kapolsek Bantar Gebang Kompol Siswo mengatakan, sejauh ini pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap dua orang teman kerja yang menjadi saksi kejadian tewasnya Sariman (36), pekerja tempat pengolahan limbah plastik PD Laju Mandiri di Kampung Cisalak, RT02, RW04, Kelurahan Sumurbatu, Kecamatan Bantar Gebang, Kota Bekasi.

Dua orang saksi itu yakni Ahmat dan Ahyat, penyidik dari Polsek Bantar Gebang telah melakukan pemeriksaan terhadap keduanya sejak kemarin, 17 Januari 2019.

Namun pemeriksaan belum dapat berjalan maksimal lantaran keduanya masih mengalami trauma berat.

"Kami sudah periksa, tapi saksi masih mengalami trauma, saat diperiksa masih suka pingsan karena mereka melihat langsung rekan kerjanya meninggal karena kecelakaan kerja," kata Siswo saat ditemui di lokasi kejadian, Jumat, (18/1/2019).

Saat peristiwa, Ahmad dan Ahyat sedang melalukan pekerja seperti biasa sesuai bagiannya masing-masing.

Sedangkan korban bekerja di bagian atas bertugas memasukkan limbah plastik ke dalam mesin pencacah.

"Dua saksi bertugas di bagian bawah yang satu dia menyisuhkan limbah plastik yang sudah dicacah itu tempatnya ada di bagian bawah mesin, sedangkan yang satu lagi ada di bagian ngangkut plastik yang sudah dicuci," tambahnya.

Mesin pencacah itu memiliki suara yang sangat bising, saat korban terjatuh dan masuk ke dalam mesin pencacah, kedua rekan kerjanya tidak mendengar suara teriakan atau suara minta tolong. Hanya ada suara seperti mesin macet dan darah mulai berceceran keluar dari mesin.

"Karena ini suaranya bising jadi mereka gak bisa dengar, cuma dengar suara mesin macet setelah itu karyawan yang kerja di bawah lihat sudah banyak darah kemudian di cek korban hanya tersisa bagian kakinya saja," kata dia.

Terkait dugaan sementara, korban diketahui saat mengoperasikan mesin sedang dalam keadaan mengantuk. Saat memasukkan limbah plastik ke dalam mesin pencacah itu korban lengah hingga tertarik ke dalam mesin.

"Sementara kita memeriksa saksi, terutama saksi Ahmat bahwa korban sering begadang malam, kerjanya juga baru sekitar satu minggu atau dua mingguan," ujarnya.

Saat ini, jenazah sudah dibawa pihak keluarga ke kampung halaman di Blora Jawa Tengah. Sebelumnya, jenazah sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi.

"Korban sudah di bawa ke rumahnya di Blora, jadi dia selama kerja di sini tinggal menginap di rumah kontrakan kerabatnya yang satu kampung," jelas dia.

Pemilik PD Laju Mandiri berinisial AM juga telah diperiksa Polsek Bantar Gebang. Sementara, pihak masih mengangap kasus tewasnya pekerja bernama Sariman sebagai kasus kecelakaan kerja, namun pihaknya akan terus mendalami untuk penyelidikan lebih lanjut.

"Kita masih dalami, karena kita juga harus lihat ijin tempat pengolahan limbah ini, lalu standar kerjanya seperti apa, dia beroperasi setiap hari dari jam 8 pagi sampai jam 4 sore, pekerjanya totoal ada empat orang," katanya. (Tribun Jakarta / Yusuf Bachtiar).

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Pria Tewas Tergiling Mesin, Polisi: Saksi Saat Kejadian Alami Trauma

ARTIKEL POPULER:

Terungkap Motif Pembunuhan terhadap Mayat yang Ditemukan dalam Tong Plastik di Surabaya

Misteri Mayat Wanita dalam Tong Terkuak, Polisi Tangkap dan Ungkap Motif 2 Pelaku Lakukan Pembunuhan

Pembantu Tewas Dibunuh dan Diperkosa di Apartemen, CCTV Tunjukan Korban Pulang untuk Salat dan Makan

TONTON JUGA:

Editor: Fatikha Rizky Asteria N
Sumber: TribunJakarta

Tags
   #Pekerja Tewas   #Bantar Gebang

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved