TRIBUNNEWS UPDATE
Hamas Cabang Lebanon Tembakkan 20 Roket ke Israel Utara, Sirine Peringatan Berbunyi di Kiryat Shmona
TRIBUN-VIDEO.COM - Situasi di perbatasan Israel dan Lebanon kembali mencekam pada Senin (29/4/2024) pagi.
Pasalnya, lebih dari 20 roket ditembakkan dari Lebanon ke wilayah Israel utara.
Militer Israel (IDF) mengklaim, sebagian besar roket berhasil dicegat oleh sistem pertahanan Iron Dome.
Sementara sebagian kecil lainnya menghantam area terbuka.
Israel juga memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam serangan ini.
Meski begitu, sirine peringatan terdengar di Kiryat Shmona dan wilayah sekitarnya.
Baca: Israel Disebut Khawatir, ICC Dilaporkan akan Terbitkan Surat Perintah Tangkap Penjahat Perang Gaza
Baca: Kota-kota Israel Mencekam Dihujani Rudal Al-Quds, Geng IDF Meledak saat Lakukan Pertemuan
"Sekitar 20 roket telah melintasi perbatasan dalam serangan tersebut," kata IDF, dikutip dari The Times of Israel, Selasa (30/4/2024).
Beberapa saat kemudian, Hamas cabang Lebanon mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Lebih dari 20 roket diluncurkan untuk menargetkan pangkalan militer Israel di Kiryat Shmona.
Ternyata serangan terus berlanjut hingga malam hari dengan 15 roket diluncurkan ke Galilea Atas.
Namun, pihak yang meluncurkan bukan Hamas lagi, melainkan Hizbullah.
Meski tidak menimbulkan kerusakan dan korban, kehadiran roket memicu sirine peringatan berbunyi di al-Aramshe dan Gornot Hagalil.
(Tribun-Video.com)
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Dharma Aji Yudhaningrat
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Fakta-fakta Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo di Bekasi, Taksi Sudah Disetop Tapi Memaksa Maju
4 menit lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Heboh Polisi Teler Diduga Pakai Vape Isi Narkoba Viral, Nasib Kompol DK Kini Dipatsus Polda Sumut
23 menit lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Pesan Audio Ketua Parlemen Iran: Bongkar Rencana Trump Ingin Teheran Menyerah Lewat Tekanan
31 menit lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
IAEA Peringatkan Risiko Nuklir Meningkat! Minta Penghentian Serangan di Kawasan demi Keamanan
1 jam lalu
Tribunnews Update
Raja Charles Sindir Trump di Gedung Putih: Tanpa Inggris, Orang Amerika akan Berbahasa Prancis
1 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.