Jumat, 1 Mei 2026

VIRAL NEWS

Rekap Israel-Hamas: AS Larang Invasi Rafah, Presiden Abbas Tuding Israel Sengaja ManfaatkanHamas

Senin, 29 April 2024 12:43 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Asap hitam terlihat membumbung tinggi di Jalur Gaza ketika Israel melanjutkan perangnya melawan Hamas pada Minggu (28/4/2024).

Sementara itu, seorang pejabat senior Qatar telah mendesak Israel dan Hamas untuk menunjukkan “komitmen dan keseriusan yang lebih besar” dalam perundingan gencatan senjata.

Dia menyampaikan desakan itu dalam wawancara dengan media Israel.

Yaitu ketika tekanan meningkat untuk mencapai kesepakatan yang akan membebaskan beberapa sandera Israel dan mewujudkan gencatan senjata dalam perang selama hampir tujuh bulan di Gaza.

Baca: Netanyahu Cemas & Ketakutan ICC Rilis Surat Penangkapan, AS Ikut Turun Tangan Bujuk Pengadilan

Baca: Drone Canggih MQ-9 Reapes AS Senilai Rp 486 Miliar Ditembak Jatuh Houthi di Lepas Pantai Yaman

Qatar, yang menjadi tuan rumah markas besar Hamas di Doha, telah menjadi perantara utama dan berperan penting.

Bersama dengan AS dan Mesir, mereka membantu merundingkan penghentian sementara pertempuran pada bulan November lalu yang berujung pada pembebasan puluhan sandera.

Namun sebagai bentuk rasa frustrasinya, Qatar pada bulan ini mengatakan bahwa mereka sedang menilai kembali perannya sebagai mediator.

Sementara itu Jalur Gaza sudah hancur lebur karena serangan Israel.

Pejabat PBB memperkirakan 37 juta ton puing, termasuk persenjataan yang belum meledak, tertinggal akibat perang Israel.

Menurut dia, membutuhkan waktu sekitar 14 tahun untuk membersihkan puing-puing tersebut.(*)

Artikel ini telah terbit di VOA Indonesia berjudul Asap Mengepul di Jalur Gaza di saat Perang Israel-Hamas Berlanjut

# Gaza # Israel # Hamas 

Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: sara dita
Video Production: Muhammad Adnan Hidayat
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Gaza   #Israel   #Hamas

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved