Terkini Metropolitan

Tertabrak Truk Berat, JPO Tol Tangerang Hancur hingga Bengkok

Senin, 14 Januari 2019 22:56 WIB
TribunJakarta

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUN-VIDEO.COM, KARAWACI - Sebuah truk yang melintas di Tol Tangerang-Merak KM 23 menabrak Jembatan Penyeberangan (JPO) pada Senin (14/1/2019) dini hari.

Dari kejadian tersebut, jembatan penyeberangan tampak rusak parah hingga tidak boleh dilalui juga badan truk yang masih tersangkut di bawah JPO.

Diceritakan Hendra, salah seorang warga sekitar yang mendengar langsung kejadian, sekitar pukul 02.20 dini hari, terdengar suara seperti tabrakan yang sangat kencang.

Menurut kesaksian warga setempat, Mail menjelaskan kejadian terjadi sekira pukul 02.30 WIB dan terdengar seperti suara ledakan saat kejadian.

"Suaranya keras sekali seperti ledakan pas kejadian, saya langsung kebangun padahal rumah lumayan jauh dari lokasi," jelas Mail di lokasi, Senin (14/1/2019).

Sontak, saat mendengar kejadian tersebut dirinya langsung keluar rumah dan menuju lokasi untuk mengecek sumber suara.

Saat dia sampai di jembatan penyeberangan yang berada di belakang Rumah Sakit Siloam, ternyata ada truk yang tersangkut di bawah JPO.

"Truknya untung kosong, jadi bagian belakangnya itu keangkat gara-gara nyangkut di jembatan itu," jelas Mail.

Akibatnya, JPO yang juga biasa dijadikan jalan utama untuk lalu lintas motor dari dan menuju kawasan Supermal Karawaci, kawasan sekolah dasar, RS Siloam, pusat perkantoran, Curug dan pemukiman warga terputus.

Sementara pada dini hari itu juga, petugas PJR langsung mengevakuasi kepala truk ke kantor Jasamarga terdekat.

Pantauan di lapangan, jembatan tersebut sudah bergelombak hingga penyok.

Jalanan yang terbuat dari baja dan aspal terangkat ke atas dan retak, sehingga sama sekali tidak bisa dilewati.

"Kalau motor sama sekali enggak bisa lewat, kalau pejalan kaki sebenarnya dilarang lewat oleh petugas, tapi tetap aja ada yang nerobos," kata Mail.

Seperti yang dilakukan oleh Dimas, seorang pedagang yang harus membawa dagangannya ke pasar dan berjalan kaki melintas jembatan yang rusak itu.

Sebab, kata dia, bila harus memutar jaraknya bisa lima kali lipat dan memakan waktu hingga sejam lamanya.

"Kalau muter jauh banget. Makanya nanti di seberang ada temen yang udah nunggu pakai motor. Ya bismillah saja lah," kata Dimas.

Hingga kini, petugas dari PJR dan Jasamarga masih berada di tengah jalan tol untuk mencari solusi evakuasi bak truk tersebut.

Maintenance Servis Eksekusi Manager PT. Jasa Marga, Dedi Ika Kartiwa mengatakan, kejadian yang terjadi pada Senin (14/1/2019) pada pukul 02.30 WIB dikarenakan kelalaian si sopir.

"Penyebabnya mungkin karena kelalaian supir truk saja ya. Dia jalan tidak lihat ke belakang gitu dan hidrolik naik," jelas Dedi di lokasi kejadian, Kabupaten Tangerang.

Untuk lebih lanjut, ia belum bisa memastikan apakah hidrolik sudah terangkat dari jauh atau terpental mendekati JPO itu.

"Tapi kalau dari lihat kondisi truknya sih kayaknya sudah tua dari rangkanya itu sudah karatan," lanjut Dedi.

Karena truk tersangkut berada di tengah tol, Jasa Marga pun mempunyai beberapa siasat supaya evakuasi truk tidak membuat jembatan roboh.

Dedi dan pihaknya pun saat ini sedang menunggu alat berat untuk pembongkaran jembatan.

"Nanti dipasang dulu shoring, dari h-beam di ujungnya itu untuk penumpu rencananya nanti pakai crane diangkat jembatannya," kata Dedi.

Pemasangan shoring dan h-beam, itu dilakukan untuk proses evakuasi truk, untuk tumpuan di kolom tengah struktur JPO.

"Bak truknya dikeluarin nanti baru dikasih penguat kiri kanannya nanti selanjutnya mungkin bisa dibongkar lalu ada perbaikan," tukasnya.

Untuk proses evakuasi tersebut, Dedi mengatakan pihaknya menurunkan 20 personel dan memakan waktu tiga jam saat crane atau alat berat sudah tiba.

"Setelah crane datang mungkin butuh sekitar tiga jam. Jadi setelah diangkat truknya dipindahkan baru nanti ada proses pengerjaan jembatan," papar Dedi.

Dedi mengatakan, meskipun ada pengerjaan evakuasi, pihaknya tak akan melakukan penutupan jalan namun akan tetap menertibkan kendaraan untuk melajur di lanjur lain.(*)

ARTIKEL POPULER:

Benarkah Mie Ayam Tugu Lilin Pajang Solo Pakai Pesugihan Pocong? Yuk Mampir ke Warungnya

Dinilai Sebarkan Hoaks, Sandiaga: Kita Kampanye Positif

Petugas Tangkap Pembantai Burung Rangkong di Riau, Pelaku Sempat Unggah Foto di Media Sosial

Editor: fajri digit sholikhawan
Video Production: Riesa Sativa Ilma
Sumber: TribunJakarta
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved