Terkini Metropolitan

Ungkap Komplotan Pencuri Spesialis Perumahan Mewah, Tersangka Ngaku Hasilnya untuk Rumah Yatim

Senin, 14 Januari 2019 18:25 WIB
TribunJakarta

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUN-VIDEO.COM, SERPONG - Kapolres Tangerang Selatan (Tangsel) AKBP Ferdy Irawan, merilis ungkap kasus pencurian spesialis perumahan mewah, yang aksinya kepergok warga beberapa waktu lalu di bilangan Alam Sutera, Serpong Utara, Tangsel, Senin (14/1/2019).

Ferdy mengatakan, komplotan tersebut berjumlah empat orang, berasal dari Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat.

Pertama adalah Riski Pratama alias Penjol (29) berperan sebagai sopir.

Ia seorang pedagang yang beralamat di Jalan Gotong Royong, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Tersangka lain adalah Ono Carsono (28) berperan sebagai eksekutor, membuka jalan dengan mencongkel akses masuk ke dalam rumah, pintu ataupun jendela.

Ia tinggal di Jatiwaringin, Pondok Gede, Jakarta Timur.

Ke tiga adalah Aam Abdul Rizik (32), berperan sebagai eksekutor, yang memilih rumah sasaran.

Ia juga tinggal di Jatiwaringin, Pondok Gede, Jakarta Timur.

Wanita satu-satunya dari komplotan itu adalah Nurhayati (29), menggunakan pakaian perlente, Nurhayati bertugas memastikan rumah dalam keadaan kosong.

Nurhayati merupakan istri ke dua Aam, dan tinggal bersamanya.

"Kalau diketuk rumah tersebut kosong, maka aksi dilancarkan. Jika ada orangnya ia akan berpura-pura salah alamat," ujar Ferdy.

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, komplotan tersebut sudah beraksi di cluster mewah Olivia Alam Sutera pada Selasa (8/1/2019).

Dari situ, informasi menyebar karena aksinya tertangkap closed circuit television (CCTV).

Dua hari berselang, mereka mencoba kembali beraksi di cluster Onyx Alam Sutera, nahas informasi yang sudah menyebar, membuatnya dipergoki sekuriti dan warga.

Awak media menanyakan Aam saat dipersilakan Kapolres, mengenai hasil rampasannya.

"Untuk ke rumah yatim," jawab Aam, saat ditanya hasil rampasannya digunakan untuk apa.

Jawaban tersebut pun memancing gelak tawa spontan dari awak media dan aparat yang ada dalam rilis tersebut.

Mereka meragukan jawaban dari otak komplotan yang berpenampilan parlente dalam beraksi itu.

"Tetap saja dipenjara bro," ujar Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Alexander Yurikho, menimpali.

Yurikho menyangsikan jawaban Aam, karena kerap menjawab ngawur saat ditanya awak media.

Berdasarkan hasil interogasi, Aam lah otak dari komplotan itu, namun di depan sorotan kamera dan rekaman suara wartawan, ia mengaku lain.

"Otaknya orang lain," ujarnya.

Atas aksinya, komplotan tersebut dijerat pasal 363 KUHPidana, dengan ancaman hukuman paling berat tujuh tahun penjara.(*)

ARTIKEL POPULER:

Benarkah Mie Ayam Tugu Lilin Pajang Solo Pakai Pesugihan Pocong? Yuk Mampir ke Warungnya

Dinilai Sebarkan Hoaks, Sandiaga: Kita Kampanye Positif

Petugas Tangkap Pembantai Burung Rangkong di Riau, Pelaku Sempat Unggah Foto di Media Sosial

Editor: fajri digit sholikhawan
Video Production: Riesa Sativa Ilma
Sumber: TribunJakarta
Tags
   #pencurian   #Perumahan Mewah   #Serpong
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved