Terkini Daerah

Viral Gereja di Medan Digeruduk Massa hingga Jemaat Dibubarkan saat Ibadah, Polisi Beri Penjelasan

Senin, 14 Januari 2019 16:25 WIB
Tribun Medan

TRIBUN-VIDEO.COM - Massa geruduk dan datangi bangunan rumah yang diduga berubah fungsi menjadi gereja selama dua bulan terakhir.

Aksi tersebut dilakukan oleh warga yang bermukim di Kompleks Griya Matubung, Kecamatan Medan Labuhan, pada Minggu (13/1/2019) sekira pukul 10.30 WIB.

Aksi tersebut viral seusai diunggah oleh akun Instagram milik @eunikeyulia.

Pada keterangan postingannya, ia menyebutkan sedang melakukan ibadah pagi pada hari Minggu (13/1/2019).

Kemudian ia mengatakan bahwa gerejanya diserang dan dipaksa untuk menutup gereja.

"Minggu tanggal 13 Januari 2019, ketika kami ingin memulai ibadah pagi, gereja kami diserang dan memaksa gereja untuk ditutup. Mereka memaksa masuk untuk mengacaukan ibadah kami.

Kami umat Kristiani di Gereja Bethel Indonesia jemaat Filadelfia di Jalan permai 4 blok 8 Griya Martubung no.31 Kelurahan Besar Kecamatan Medan labuhan Sumatera Utara, kami hanya beribadah sekali seminggu (atas permintaan warga setempat) dan sudah kami lakukan," tulis Eunike.

Dirinya juga mengatakan bahwa ia hanya melakukan ibadah, bukan untuk melakukan hal lainnya, dalam unggahannnya ia juga meminta keadilan bahkan memention Presiden Jokowi untuk menindak hal tersebut.

"Dan disini kami tidak melakukan hal yang terlarang. Kami hanya beribadah tetapi mengapa pagi ini gereja kami diserang? Dimana keadilan di negeri ini? Dimana toleransi umat beragama? Tuhan beserta kami.

Kami sebagai umat Kristiani merasa terjepit dan terintimidasi untuk beribadah di negara kami sendiri. Kami mohon dengan sangat kepada Bapak presiden @jokowi untuk menindak tegas agar hal-hal seperti ini tidak terjadi lagi di Bangsa ini," harapnya.

Dikutip Tribun Video dari Tribun Medan, sementara itu Kapolsek Medan Labuhan Kompol Rosyid Hartanto membenarkan adanya aksi protes terhadap alih fungsi bangunan tersebut.

Ia mengungkapkan bahwa pihaknya langsung turun ke lokasi untuk mengimbau agar tak ada tindakan anarkis.

"Kami turun langsung ke lokasi dan memberikan pesan Kamtibmas agar warga jangan terpancing emosional sehingga tak melakukan tindakan anarkis," ungkap Rosyid.

Pihaknya juga menjelaskan bahwa yang dilakukan warga bukan hendak menutup gereja, namun bangunan tersebut belum memiliki izin.

"Bukan ditutup, tapi pendirian gereja tersebut tidak sesuai dengan aturan, yaitu belum ada izin," lanjutnya.

Seusai ditangani pihak kepolisian, pihak Pendeta berjanji akan menaati kesepakatan yang telah disepakati tersebut.

Aksi protes warga mereda setelah ditandatanganinya Surat Peryataan dari Pendeta Jan Fransman Saragih yang dibubuhi materai dan diketahui oleh Camat Medan Labuhan Arrahman Pane, Kapolsek Medan Labuhan Kompol Rosyid Hartanto, Koramil 10/ML Kapten Inf. P.Purba, Kepala KUA Medan Labuhan M.Lukman Hakim serta disaksikan dari pengurus yang mendirikan rumah ibadah, perwakilan warga blok VIII Lk XX, Kepling XX dan Lurah Besar T Roby Chairi, SIP, MSi.

Instagram @eunikyulia kembali mengunggah video yang disebutkan bahwa gereja tersebut sebenarnya telah mengurus izin ubah fungsi rumah yang dimaksud.

"Awal dari peristiwa ini karena perpindahan domisili gereja dari Jalan Jaring Raya blok 12 Griya Martubung ke Jl.jala Permai 4 no.31 blok 8. Karena gedung gereja kami yang dulu belum milik sendiri (permanen) Dan izin perpindahan domisili gereja, kami sudah urus ke kantor BPD GEREJA BETHEL INDONESIA. Dan sudah disahkan.

Beberapa berasumsi kami tidak memiliki izin, sesuai video diatas izin kami lengkap baik akte jemaat, izin penggembalaan dll. Hanya tinggal pengurusan izin rumah tempat tinggal menjadi rumah ibadah itupun sedang dalam proses pengurusan, karena beberapa badan pemerintahan sulit dijumpai karena suasana tahun baru," tulis Eunike.

Singkat cerita, di saat proses pengurusan tersebut, warga sudah datang menggeruduk dan membubarkan jemaat yang sedang beribadah.

Simak videonya di atas!(Tribun-Video.com/Yulita Futty Hapsari)

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Warga 'Geruduk' Gereja di Medan, Polisi: Tak Ada Larangan Ibadah tapi Bangunan Gereja Belum Berizin

ARTIKEL POPULER

Baca: Ratusan PNS Pemkot Bekasi Dihukum Menggunakan Rompi Bertulisakan Saya Belum Disiplin

Baca: Datangi Markas BPN Prabowo-Sandi IDA Minta Jawaban Tes Baca Quran

Baca: Tragedi Sirkuit Sentul, Pebalap Iqbal Hakim Tewas saat Latihan Track dengan Mengendarai Ducati

 

TONTON JUGA:

Editor: Sigit Ariyanto
Reporter: Yulita Futty Hapsari
Video Production: Teta Dian Wijayanto
Sumber: Tribun Medan
Tags
   #Viral Video   #gereja   #Medan
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved