Viral Video

Video Klarifikasi Makam Dibongkar di Bone Gorontalo, Beda Dukungan Parpol Sempat Disebut Jadi Pemicu

Senin, 14 Januari 2019 10:07 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Terjadi di Gorontalo, makam dibongkar lantaran beda pilihan politik Pilkades 20018 dan Pemilu 2019.

Dikutip Tribun Video dari akun Instagram @Ndorobeii, seorang pria bernama Abdul Salam mengklarifikasi pernyataan dirinya yang telah menyebut Partai Nasdem saat pembongkaran kuburan tersebut.

"Saya atas nama keluarga yang kuburnya dibongkar kemarin itu memberikan pernyataan kembali dan permohonan maaf yang setinggi-tingginya kepada keluarga Partai Nasdem yang telah saya sebut nama Nasdemnya di dalam pernyataan saya di pembongkaran kuburan kemarin itu, ucap Abdul.

Ia mengaku bahwa dalam video klarifikasi tersebut dirinya secara sadar meminta maaf karena perbuatannya.

Abdul juga mengaku bahwa ia tidak bermaksud untuk menyudutkan pihak manapun.

"Atas ini saya tidak ada tekanan dari manapun dengan kesadaran saya sendiri, saya juga tidak yakin bahwa ini tidak pernah merasa menyudutkan seseorang apalagi Nasdem sebesar itu," lanjutnya.

Dirinya menjelaskan, kata-kata yang terucap tersebut hanyalah bermaksud menjelaskan mengapa kuburan milik Hawano dibongkar.

"Saya hanya terucap karena ada pernyataan-pernyataan yang membuat kuburan ini dibongkar dari Saudara Hawano itu," jelasnya.

Di akhir video ia mengulangi permintaan maafnya karena telah menyebut Nasdem di ujung jawabannya saat wawancara.

"Jadi saya mohon maaf yang setinggi-tingginuya sekali lagi kepada bapak-bapak sebagai pimpinannya Nasdem di daerah, di pusat, dimana pun saya mohon maaf karena ada kesalahan saya menyebut Partai Nasdem di ujung pernyataan saya pada sesi wawancara kemarin di perkuburan itu. Sekian, saya ucapkan permintaan maaf ini tidak ada tekanan dari mana pun," pungkasnya.

Abdul juga menuliskan sebuah surat penyataan permohonan maaf tertanggal 13 Januari 2019.

Ia menjelaskan pembongkaran makam di Desa Toto Selatan, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango merupakan masalah internal keluarga.

Sebelumnya diberitakan Pada Minggu, 9 Desember 2018, 5 makam di Desa Jembatan Merah, Kecamatan Tomilito, Gorontalo Utara, dibongkar paksa untuk dipindahkan.

Lima makam yang dibongkar dan dipindahkan itu merupakan kuburan keluarga Ramin Suleman, salah satu calon di Desa Jembatan Merah yang menjadi lawan politik sang petahana.

Lalu, di Dusun II Desa Toto Selatan, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Sabtu (12/1/2019).

Dua makam dibongkar diduga gara-gara beda caleg yang didukung pada Pemilu 2019.

Dua makam dibongkar adalah milik Masri Dunggio yang sudah dikubur 26 tahun lamanya dan makam Siti Aisyah Hamsah yang baru berumur satu tahun.

Mereka yang berselisih masih memiliki hubungan keluarga.

Simak videonya di atas!(Tribun-Video.com/Yulita Futty Hapsari)

ARTIKEL POPULER:

Ditanya Pilih Jokowi atau Prabowo, Begini Jawaban dan Saran Cak Nun

Benarkah Mie Ayam Tugu Lilin Pajang Solo Pakai Pesugihan Pocong? Yuk Mampir ke Warungnya

Video Detik-detik Personel Band Seventeen Diterjang Tsunami di Banten saat Tampil, 2 Orang Meninggal

Editor: Radifan Setiawan
Reporter: Yulita Futty Hapsari
Video Production: Firdausi Rohmah Rizki Ananda
Sumber: Tribun Video
Tags
   #Partai NasDem   #Viral Video   #makam
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved