Nasional
Ada Upaya Rangkul PDIP Masuk Kubu Prabowo, Pengamat Nilai Partai Banteng Lebih Lincah Jadi Oposisi
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Wacana pertemuan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dengan capres pemenang Pemilu, Prabowo Subianto dianggap sebagai upaya rekonsiliasi pasca-Pilpres.
Hal ini juga dianggap sebagai sinyal agar PDIP bisa kembali merapat ke pemerintahan.
Pengamat politik Univesitas Al-Azhar Ujang Komarudin menilai, PDIP justru lebih cocok menjadi oposisi ketimbang gabung pemerintah.
Dalam keterangan pada Sabtu (13/4/2024), Ujang mengatakan PDIP lebih lincah ketika menjadi oposisi.
Baca: Wacana Pertemuan Megawati-Prabowo Menguat, Peluang dengan Jokowi Sulit Terjadi dalam Waktu Dekat
Meski begitu, keputusan untuk bergabung atau tidak ke kubu Prabowo-Gibran ada di tangan Megawati.
Namun Ujang menyinggung soal pemerintahan tanpa oposisi.
Menurut Ujang, hal ini akan membuat pemerintah tak punya pengawas dan pengontrol.
Ketiadaan oposisi juga akan berdampak buruk bagi demokrasi Indonesia.
Baca: Hasto Dianggap Persulit Jokowi Bertemu Megawati, Ketua Prabowo Mania: Perlu Dapat Pengkaderan
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Bambang Soesatyo mengajak Prabowo merangkul pasangan Ganjar Pranowo - Mahfud MD masuk ke dalam pemerintahan 2024-2029.
Bamsoet berharap Prabowo dan Ganjar bisa merekonsiliasi setelah Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan hasil sengketa Pilpres 2024.
Bahkan, Ketua MPR RI ini berpendapat bahwa Pemerintahan Prabowo-Gibran tidak perlu ada oposisi.
Menurut Bamsoet, hal yang diperlukan adalah gotong royong.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pengamat Nilai PDIP Lebih Cocok Jadi Oposisi Daripada Berada di Pemerintahan
# PDIP # Prabowo # Megawati # Bambang Soesatyo # Golkar # Ganjar Pranowo # Mahfud MD
Reporter: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Video Production: Rahmat Gilang Maulana
Sumber: Tribunnews.com
LIVE UPDATE
Presiden Prabowo Terkesan Tinjau Pengolahan Sampah Modern di Banyumas: Percontohan Nasional
4 hari lalu
Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Laka Maut KRL vs Argo, Prabowo Sampaikan Duka Mendalam & Pastikan Korban Dapat Kompensasi
4 hari lalu
Terkini Nasional
Momen Akrab di Istana: Rocky Gerung Tertawa Bareng Prabowo dan Berbisik ke Gibran seusai Pelantikan
4 hari lalu
Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Presiden Prabowo Berduka atas Kecelakaan KRL dan KA Kargo: Janji Investigasi dan Beri Kompensasi
4 hari lalu
Terkini Nasional
Kapal Honour 25 Dibajak di Somalia, Ibu Kapten Kapal: Pak Prabowo Selamatkan Anak Saya
4 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.