Terkini Nasional

Edukasi Sejak Dini Lewat Simulasi Bencana

Jumat, 11 Januari 2019 07:53 WIB
TribunJakarta

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUN-VIDEO.COM, CIRACAS - Guna mengurangi resiko bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyelenggarakan simulasi penanganan bencana di Sekolah Al-Azhar Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur.

Kurang lebih sebanyak 400 orang peserta didik, mulai dari kelas 7 hingga 9 mengikuti simulasi evakuasi bencana tersebut.

1. Simulasi Bencana saat Gempa

Dalam simulasi ini, pertama para peserta didik diajarnya bagaimana menyelamatkan diri saat gempa terjadi di tengah proses belajar-mengajar.

Para peserta didik diminta untuk tidak panik saat bel tanda bencana berbunyi dan langsung menyelamatkan diri dengan bersembunyi di bawah kolong meja belajar.

Setelah bel tanda bencana atau saat gempa telah usai, barulah para peserta didik diminta keluar dari kelas menuju lapangan terbuka.

Saat keluar dari kelas untuk menuju lapangan terbuka, para peserta didik juga diminta untuk tidak panik dan saling bergantian satu per satu menuruni anak tangga.

2. Simulasi Penanganan Kebakaran

Kemudian, saat simulasi penanganan kebakaran, para peserta didik diperkenalkan soal profesi pemadam kebakaran.

Beberapa alat yang digunakan oleh petugas pemadam kebakaran dalam menjalankan tugasnya menangani kebakaran dan penyelamatan juga diperkenalkan kepada para peserta didik.

Tak hanya itu, para peserta didik juga diajarkan bagaimana cara penanganan kebakaran tahap awal, seperti penanganan tabung gas bocor dan bagaimana cara memadamkan api.

Beberapa orang peserta didik pun turut dilibatkan dalam penanganan kebakaran tersebut.

Pantauan TribunJakarta.com di lokasi, raut muka tegang nampak di wajah beberapa orang peserta didik yang ikut dilibatkan dalam penanganan kebakaran ini.

Namun dengan arahan sejumlah petugas Damkar yang profesional, mereka dapat melakukan proses pemadaman api dengan baik.

Hanny Kesya, siswi kelas 9 Sekolah Al-Azhar mengatakan, senang mendapatkan sosialisasi dan pelatihan penanganan bencana.

Menurutnya, hal ini sangat bermanfaat lantaran belakangan ini sejumlah wilayah di Indonesia kerap kali diterjang bencana.

"Membantu banget buat kami yang anak-anak gini yaa, soalnya kami yang tadinya enggak tahu jadi tahu," ucapnya kepada awak media, Kamis (10/1/2019).

"Jadi kalau ada bencana bisa kami antisipasi," tambahnya.

Ia pun mengaku senang atas pelatih dan sosialisasi yang diberikan ini.

"Seru sih tapi seram kalau benar terjadi," ujarnya. (*)

ARTIKEL POPULER:

Polisi Beberkan Omset Muncikari Capai Rp2,8 Miliar, Vanessa Angel Sempat Dapat Transfer 15 Kali

Beredar Video Mesum Bapak dan Anak di Lampung Melalui Pesan Berantai, Ini Penjelasan Polisi!

Awal Mula Ide Cerita Preman Pensiun hingga Diangkat ke Layar Lebar

TONTON JUGA:

Editor: Fatikha Rizky Asteria N
Video Production: Riesa Sativa Ilma
Sumber: TribunJakarta
Tags
   #Simulasi Bencana
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved