Terkini Nasional

Novel Baswedan Sebut Aksi Teror Merupakan Serangan terhadap KPK Bukan secara Pribadi

Kamis, 10 Januari 2019 20:28 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Penyidik KPK, Novel Baswedan, menilai upaya teror kepada komisioner dan pegawai lembaga anti rasuah itu merupakan serangan kepada pemberantasan korupsi.

Menurut dia, upaya teror itu masih akan terus berlangsung. Oleh karena itu, dia meminta, aparat penegak hukum segera mengungkap sejumlah insiden teror tersebut.

"Penyerangan ini bukan kepada pribadi-pribadi, ini adalah penyerangan terhadap KPK, serangan kepada pemberantasan korupsi," kata Novel, ditemui di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (10/1/2019).

Wadah Pegawai KPK mengungkapkan teror terhadap dua pimpinan lembaga anti rasuah itu, Agus Rahardjo dan Laode Muhammad Syarif merupakan teror kesembilan yang terjadi.

Novel menilai sembilan teror itu merupakan sebagian dari teror yang pernah terjadi. Untuk itu, dia menegaskan, perlu komitmen dari pemerintah segera mengungkap.

Dia meminta komitmen dari Presiden Joko Widodo supaya 'turun tangan'.

"Jangan lagi fokus terkait apa tidak, apa saling keterkaitan. Yang paling adalah ini harus diungkap siapapun pelakunya, menduga atau mengarah pada siapapun. Siapapun pelakunya harus diungkap karena menyerang ini adalah suatu yang sangat luar biasa," tambahnya. (Tribunnews / Glery Lazuardi)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Novel Sebut Rentetan Aksi Teror Merupakan Serangan Terhadap Pemberantasan Korupsi

ARTIKEL POPULER

Baca: Buka Praktik Ilegal di Hotel Bintang Empat Palembang, 20 WNA Kantongi Rp 1 Miliar Per Hari

Baca: Ular Piton Gigit dan Lilit Leher Anak, Si Ibu Coba Selamatkan hingga Menangis Lihat Kondisi Putranya

Baca: Sampah Kasur hingga Meja Penuhi Kali Bancong Pejuang Bekasi

 

TONTON JUGA:

Editor: Sigit Ariyanto
Reporter: Glery Lazuardi
Video Production: Purwariyantoro
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved