TRIBUNNEWS UPDATE
Profil ISIS-K, Kelompok Teroris yang Mengaku Jadi Dalang Penembakan Massal di Konser Moskow Rusia
TRIBUN-VIDEO.COM - Afiliasi ISIS di Afganisthan yang bernama Islamic State Khorasan Province, atau ISIS-K belakangan menjadi sorotan setelah mengklaim bertanggung jawab atas serangan teroris mematikan di Moskow pada Jumat (22/3) lalu.
Setidaknya 137 orang tewas dan puluhan orang lainnya luka-luka imbgas serangan tersebut.
Melansir The New York Times, ISIS-K didirikan pada 2015 oleh anggota Taliban Pakistan.
Baca: Putin Kutuk Keras Penembakan di Moskow: Sebut Teroris Pembunuh & Duga Pelaku akan Kabur ke Ukraina
Mereka dengan cepat membangun reputasi dengan aksi-aksi ekstremnya.
ISIS-K mulai mengalami penurunan anggota sejak sekitar 2018.
Penurunan ini terjadi akibat perang Taliban dan pasukan Amerika Serikat (AS) yang 'menggusur' keberadaan mereka.
ISIS-K telah beberapa kali melancarkan serangan, termasuk terhadap masjid, baik di dalam maupun di luar Afghanistan.
Awal tahun ini, AS menyadap komunikasi yang mengonfirmasi bahwa kelompok tersebut melakukan dua pemboman di Iran yang menewaskan hampir 100 orang.
Baca: Tampang 4 Pelaku Penembakan Brutal di Gedung Konser Moskow, Diadili dengan Kasus Terorisme
Pada September 2022, militan ISIS-K mengaku bertanggung jawab atas bom bunuh diri yang mematikan di kedutaan Rusia di Kabul.
Kelompok ini juga bertanggung jawab atas serangan terhadap bandara internasional Kabul pada tahun 2021 yang menewaskan 13 tentara AS dan sejumlah warga sipil selama evakuasi AS yang kacau dari negara tersebut.
Menurut laporan PBB bulan Januari, membuka tab baru, upaya Taliban untuk mengalahkan kelompok tersebut telah menyebabkan penurunan jumlah serangan di Afghanistan.
Namun pengeboman belum berhenti.
Pada hari Kamis (21/3), ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri di depan sebuah bank di kota Kandahar, Afghanistan, yang menewaskan sedikitnya tiga orang dan melukai 12 lainnya.
Analis AS menyebut ISIS-K telah berfokus pada Rusia selama dua tahun terakhir dan sering mengkritik Presiden Vladimir V. Putin dalam propagandanya
Baca: Kesaksian Mengerikan Korban Selamat Penembakan Massal di Moskow, Terjatuh Lalu Pura-pura Tewas
ISIS-K menuduh Kremlin memiliki darah Muslim di tangannya, merujuk pada intervensi Moskow di Afghanistan, Chechnya, dan Suriah. (Tribun-Video.com)
Baca juga berita terkait di sini
# TRIBUNNEWS UPDATE # ISIS-K # ISIS # teroris # penembakan # Moskow # Rusia
Reporter: Rima Anggi Pratiwi
Video Production: Mellinia Pranandari Putri Kristianto
Sumber: Tribun Video
Tribunnews Update
Freeport Indonesia Bersama Menaker Resmi Teken Kerja Sama dengan 3 Serikat Kerja
Jumat, 10 April 2026
Tribunnews Update
Wamenhaj Jelaskan Skema 'War Tiket' Haji Tanpa Antre, Dahnil: Otomatis Lebih Mahal
Jumat, 10 April 2026
Tribunnews Update
Samuel Rizal Akui Mulai Khawatir ketika Putrinya Remaja dan Didekati Banyak Laki-Laki
Jumat, 10 April 2026
Tribunnews Update
PBB Kecam Serangan yang Tewaskan Pasukan UNIFIL Indonesia, Sebut Insiden Kejahatan Perang
Jumat, 10 April 2026
Tribunnews Update
PM Jepang Pastikan Pasokan Stabil, Tetap Lepas Cadangan Minyak Meski Ada Gencatan Senjata AS-Iran
Jumat, 10 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.