Mancanegara
Aktivis Yahudi Serukan Sepakat Isolasi Israel, Lontarkan Kata Kejam dengan Sentil Rezim Apartheid
TRIBUN-VIDEO.COM - Aktivis Israel-Amerika bernama Miko Peled melontarkan kata-kata keras untuk Israel.
Ia menuduh Israel telah melakukan penyiksaan, genosida, dan segala jenis kebijakan gila dan sadis selama 76 tahun lamanya.
Dikutip dari Sputnik pada (21/3), kabar itu dilontarkan Peled dalam wawancaranya bersama John Kiriakou di sebuah acara beberapa waktu lalu.
Baca: Terungkap Alasan Israel Berambisi Lancarkan Invasi Darat ke Rafah: Benteng Terakhir Hamas
Peled menyamakan Israel dengan rezim apartheid Afrika Selatan, di mana negaranya juga harus disingkirkan.
“Rezim seperti [Israel] seharusnya tidak mendapat kursi di meja perundingan, mereka harus disingkirkan,” kata Peled, seraya mencatat dokumentasi penganiayaan terhadap warga Palestina di penjara-penjara Israel. “Penderitaan Palestina harus dihentikan, dan harus dimulai sejak saat ini dan selamanya.”
Peled sepakat dengan Kiriakou bahwa Israel harus diberi sanksi dan diisolasi secara diplomatis seperti yang terjadi pada rezim apartheid Afrika Selatan pada tahun 1980an.
Baca: BREAKING NEWS: Abaikan AS, PM Israel Netanyahu Tegaskan Perang di Gaza akan Berlanjut
Serta, seperti Negara Pariah, di mana negara yang dianggap tersingkir dalam komunitas internasional.
Sehingga, Israel juga harus mengalami isolasi internasional, sanksi, atau bahkan invasi oleh negara-negara yang menganggap kebijakan, aksi, atau keberadaannya sendiri tak dapat diterima.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di Al Mayadeen dengan judul Israel Must Be Treated Like ‘Pariah’ State, Ended ‘Forever’ – Jewish Activist
Host: Yessy Wienata
VP: Ananda Bayu S
# Israel # Palestina # Gaza # IDF # Amerika # Yahudi
Reporter: Yessy Arisanti Wienata
Video Production: Ananda Bayu Sidarta
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
Rangkuman Konflik Timur Tengah: Iran Diminta Tak Mudah Percayai AS, Prabowo Incar Minyak Rusia
Sabtu, 11 April 2026
Tribunnews Update
Balas Serangan di Lebanon, Hizbullah Gempur Israel dengan Rudal di Tengah Gencatan Senjata AS-Iran
Sabtu, 11 April 2026
Tribunnews Update
Eks Pejabat Libya Minta Iran Jangan Percaya Rencana Perdamaian AS, Belajar dari Kesalahan Masa Lalu
Sabtu, 11 April 2026
Mancanegara
BANTAH KERAS! IRGC Tuduh Israel Dan Amerika Serikat Sebagai Dalang Serangan Drone di Teluk Persia
Sabtu, 11 April 2026
Tribunnews Update
Terbang ke Pakistan, Delegasi Iran Bawa Foto hingga Tas Sekolah Para Siswa Korban Serangan AS-Israel
Sabtu, 11 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.