Mancanegara
Bentrokan Pemukim Israel-Yahudi Haredi Penolak Wajib Militer, Ada Insiden Penutupan Jalan & Tabrakan
TRIBUN-VIDEO.COM - Bentrokan internal Israel meningkat, kini antara pemukim Israel dengan kaum Yahudi Haredi.
Diketahui, konfrontasi antara kedua pihak bahkan diwarnai penutupan jalan, kekerasan hingga tabrakan.
Dikutip dari Al Mayadeen pada (19/3), Yahudi Haredi melakukan aksi protes di Al-Quds, menolak wajib militer untuk masuk tentara Israel.
Baca: Pasukan Israel Kelelahan Dihajar Hamas Selama 5 Bulan dan Didukung Banyak Front Perlawanan
Mereka menolak untuk direkrut ke dalam pasukan tentara Israel atas dasar “doktrinal alkitabiah”.
Mereka melakukan protes dengan slogan lebih baik mati daripada mengabdi.
“Kami lebih baik mati daripada mengabdi.”
Demonstrasi itu menyebabkan konfrontasi, kekerasan pun harus digunakan.
Baca: Rangkuman Hari ke-165 Hamas-Israel: Karma Instan IDF seusai Serang RS Shifa hingga 597 Zionis Tewas
Mereka menyebut polisi pendudukan Israel sebagai “Nazi” dan mendesak mereka untuk “mati di Gaza.”
Bentrokan meningkat ketika seorang pemukim Israel menabrak seorang demonstran Yahudi Haredi, seperti dilansir Israel Channel 12.
Selain itu, gerakan "Ibu-Ibu di Front Israel" menyatakan sebagai tanggapan aksi demonstrasi Yahudi Haredi, bahwa siapa pun yang tidak ingin bertugas di IDF harus "meninggalkan Israel".
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di Al Mayadeen dengan judul Haredim protest against forced conscription: Closed roads, 1 rammed,
Host: Yessy Wienata
VP: Dandi Bahtiar
# Hamas # Israel # Palestina # Gaza # IDF
Reporter: Yessy Arisanti Wienata
Video Production: Dandi Bahtiar
Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkini
Video Pasukan Bertopeng Iran Sita 2 Kapal Kontainer Terkait Israel, Dibawa ke Bandar Abbas
2 hari lalu
Mancanegara
Momen Kilat Pasukan Iran Sergap Kapal Terafiliasi Israel saat Trump Sibuk Perpanjang Gencatan
2 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.