Mancanegara
Isi Percakapan Telepon Biden dan Netanyahu setelah Sempat Berselisih, Israel Dilarang Serbu Rafah
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden AS Joe Biden telah mengeluarkan peringatan kepada Israel agar tidak menyerang kota Rafah yang menjadi tempat mengungsi warga Gaza.
Penasehat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan mengatakan, Biden telah memperingatkan Netanyahu melalui saluran telepon.
“Presiden menjelaskan mengapa dia sangat prihatin dengan prospek Israel melakukan operasi militer besar-besaran di Rafah,” kata Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan, dikutip dari Arab News.
Dalam percakapan tersebut, Biden mengatakan serangan besar-besaran di Rafah akan menjadi sebuah 'kesalahan'.
Serangan ini dinilai akan memperburuk situasi di Gaza.
“Operasi darat besar-besaran di sana merupakan sebuah kesalahan, hal ini akan menyebabkan lebih banyak kematian warga sipil yang tidak bersalah, memperburuk krisis kemanusiaan yang sudah mengerikan, memperdalam anarki di Gaza, dan semakin mengisolasi Israel secara internasional,” kata Sullivan.
Pembicaraan ini adalah kali pertama sejak keduanya sempat berselisih.
Baca: Serangan Hamas Makin Kuat, Israel Mengaku Kalah seusai 592 Tentara IDF Tewas di Jalur Gaza Palestina
Biden juga meminta Netanyahu untuk mengirim tim senior yang terdiri dari pejabat militer, intelijen, dan bantuan ke Washington.
“Hari ini, Presiden Biden meminta Perdana Menteri untuk mengirim tim antarlembaga senior yang terdiri dari pejabat intelijen militer dan kemanusiaan ke Washington dalam beberapa hari mendatang untuk mendengarkan kekhawatiran AS mengenai perencanaan Rafah Israel saat ini dan untuk menyusun pendekatan alternatif yang akan menargetkan Hamas tanpa invasi darat besar-besaran," jelas Sullivan, dikutip dari Al Mayadeen.
Netanyahu pun setuju dan akan segera mengirim delegasinya.
Penasehat Keamanan Nasional Jake Sullivan menggambarkan panggilan telepon itu sebagai 'bisnis'.
Jake Sullivan juga menjelaskan mengapa Biden dan Netanyahu tidak berbicara selama 32 hari.
Menurutnya, Biden menyimpan seruannya kepada Netanyahu dan akan mengungkapkannya ketika yakin ada momen penting.
Saat ini Biden juga memperingatkan Netanyahu untuk mengadopsi strategi yang tepat.(Tribun-Video.Com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tak Setujui Israel Serbu Rafah, Biden Telepon Netanyahu, Peringatkan Serangan Ini adalah Kesalahan
(*)
# Rafah # Joe Biden # Netanyahu
Reporter: Mei Sada Sirait
Video Production: Latif Ghufron Aula
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Netanyahu Perintahkan Perluas Invasi ke Lebanon Selatan Usai 3 Prajurit TNI Gugur dalam Misi UNIFIL
Selasa, 31 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Mantan Penasihat Trump Minta Putra Netanyahu Ikut Terjun ke Medan Perang Iran demi Tanggung Jawab
Selasa, 31 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Netanyahu Sebut Perang Israel ke Iran Sudah Capai Lebih dari Setengah Tujuan Operasi Militer
Selasa, 31 Maret 2026
Mancanegara
NETANYAHU NGOTOT Serang Lebanon Selatan, Roket & Ribuan Pejuang Hizbullah Jadi Target
Selasa, 31 Maret 2026
Internasional
Konflik Memanas! Israel Perluas Serangan ke Lebanon, Klaim Menangkan Pertempuran
Senin, 30 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.