TRIBUNNEWS UPDATE
Dipaksa Jadi Tentara, Umat Yahudi Ultra-Ortodoks Ancam Tinggalkan Israel: Kami Semua akan Pergi
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Undang-undang Israel yang mewajibkan umat Yahudi ultra-Ortodoks bergabung menjadi tentara menuai protes.
Kepala Rabi Sephardic Israel Yitzhak Yosef mengancam umatnya akan meninggalkan negara itu jika mereka dipaksa menjadi tentara.
Ancaman itu disampaikan pada Sabtu (9/3/2024), seperti dikutip dari Channel 12 Israel.
"Jika mereka memaksa kami untuk bergabung dengan tentara, kami semua akan terbang ke luar negeri, membeli tiket, dan pergi," kata kepala rabi, dikutip dari Anadolu Agency, Minggu (10/3/2024).
Baca: Rangkuman Hari ke-154 Perang Israel-Hamas: 37 Drone Houthi Hantam Kapal Perang AS | Mayor IDF Tewas
Dalam pernyataannya, kepala rabi menilai UU yang mewajibkan umat Yahudi menjadi tentara sangat berbahaya bagi negara.
Menurutnya, pemerintah yang mewakili warga Israel sekuler tidak paham dengan kebijakan yang dibuat.
Kepala rabi menyebut, tentara tidak akan berhasil jika mereka tidak memahami isi kitab Taurat.
Sebagai informasi, Yahudi ultra-Ortodoks merupakan bentuk Yudaisme yang paling konservatif.
Baca: Puing-puing Pesawat Smart Air Terlihat di Hutan hingga Sandera Israel Tewas Kena Rudal IDF
Berbeda dengan Yahudi di Israel pada umumnya, sekte ini justru menentang Zionisme.
Mereka menganggap gerakan Zionisme melanggar sumpah untuk tidak berpolitik di kalangan orang-orang Yahudi.
Diperkirakan ada sekitar 50.000 pemuda ortodoks Haredi di wilayah pendudukan Palestina yang memenuhi syarat untuk direkrut dalam Pasukan Pendudukan Israel (IOF).
Namun, hanya 1.200 yang mendaftar, berdasarkan statistik tahun 2019.
(Tribun-Video.com)
Artikel telah tayang di sini
Host: Agung Laksono
VP: Ni'am Alfani
# Yahudi # Ortodoks # ancam # Israel # Tentara
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Ni'amu Shoim Assari Alfani
Sumber: Tribun Video
Tribunnews Update
PBB Kecam Serangan yang Tewaskan Pasukan UNIFIL Indonesia, Sebut Insiden Kejahatan Perang
1 hari lalu
Tribunnews Update
Rangkuman Perang AS-Iran: Teheran Tuntut Bayar 'Uang Darah', Sumpah Mojtaba Balaskan Dendam Khamenei
1 hari lalu
Tribunnews Update
Kepala Energi Atom Iran Tegaskan Program NuklirTak akan Dihentikan Meski Ditekan AS dan Israel
2 hari lalu
Mancanegara
Hizbullah Geram Digempur Israel di Tengah Gencatan, Tolak Tawaran Negosiasi Usulan Netanyahu
2 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.