TRIBUNNEWS UPDATE
PBNU 1 Suara dengan Kemenag soal Perlunya Sidang Isbat 2024, Bantah Cuma Buang-buang Uang
TRIBUN-VIDEO.COM - Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat Ramadan 2024 pada Minggu (10/3/2024).
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menilai, sidang iabat ini penting untuk dilakukan.
Dikutip melalui website NU @nu.or.id pada Sabtu (9/3), Lembaga Falakiyah PBNU menyampaikan dua alasan mendasar mengapa sidang isbat tetap perlu diselenggarakan.
Pertama, sidang isbat merupakan bentuk akomodasi dan fasilitas dari negara terhadap kegiatan keagamaan, terutama Islam.
PBNU tak memungkiri jika pemerintah memiliki kapasitas untuk memutuskan sendiri penetapan tanggal-tanggal tersebut
Namun, sidang isbat dianggap sebagai langkah yang inklusif.
Sehingga memungkinkan beragam pendapat dari ormas Islam untuk disampaikan.
Baca: Hasil Sidang Isbat Ramadhan 2024, & Penjelasan Kemenag Pentingnya Sidang Isbat Tentukan Awal Puasa
Baca: 10 Maret 2024, Kemenag Bakal Umumkan Hasil Sidang Isbat Penetapan Puasa 1 Ramadan 1445 H
Dengan akomodasi dan fasilitasi tersebut, maka negara tidak memonopoli keputusan penetapan 1 Ramadhan.
"Dengan akomodasi dan fasilitasi tersebut, maka negara tidak memonopoli keputusan penetapan 1 Ramadhan, 1 Syawal dan 1 Dzulhijjah," terangnya.
Kedua, dalam perspektif fiqih, sidang isbat diperlukan untuk menghasilkan keputusan yang mengikat bagi umat Islam.
Selain itu, sebagai titik temu dari beragam pendapat terkait penentuan awal bulan Hijriah.
Tanpa sidang isbat, tidak akan ada keputusan yang mengikat secara fiqih terkait awal bulan-bulan tersebut.
Meski sidang isbat belum memiliki landasan legal formal, sidang ini telah menjadi bagian dari sejarah Indonesia sejak masa awal kemerdekaan.
Oleh karena itu, NU mendorong pemerintah untuk mengusahakan terbentuknya landasan legal formal bagi sidang isbat.
Penegasan tersebut disampaikan PBNU seiring berkembangnya wacana bahwa sidang isbat hanya buang-buang waktu dan anggaran.
(Tribun-Video.com)
Reporter: Tri Suhartini
Video Production: Nur Rohman Urip
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman AS-Iran: Inggris Target Baru Iran | NATO Ogah Bantu AS | Trump Kehabisan Tameng Pertahanan
Kamis, 2 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman AS-Iran: Emosi Trump Diprotes 'No Kings', Menlu Araghchi Remehkan Kemampuan Musuh
Kamis, 2 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Sekutu NATO Mulai Kena Imbas! Situs Minyak Inggris Digempur Rudal Iran di Erbil, Ledakan Dahsyat
Kamis, 2 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
China Gabung Pakistan Jadi Mediator Konflik AS-Iran, Ajukan 5 Poin Damai, Dorong Gencatan Senjata
Kamis, 2 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Donald Trump Salahkan Iran, Harga Bensin Melonjak Gegara Kapal Tanker Minyak Dibombardir Teheran
Kamis, 2 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.