Selasa, 7 April 2026

Penderita Gangguan Jiwa Dirantai, Sering Mengamuk dan Melukai Diri

Rabu, 2 Januari 2019 15:53 WIB
Banjarmasin Post

TRIBUN-VIDEO.COM - Korban rantai kaki, Muji (24) hingga kini masih dirawat di rumah. Ia masih dirantai di kolong rumahnya di Desa Ambungan RT 8 Kecamatan Pelaihari.

Kondisinya yang memprihatinkan ternyata sudah pernah dibawa berobat ke RSUD Boejasin Pelaihari oleh keluarga untuk berobat.

"Sudah pernah diobati kemarin di RS sini aja, dengan BPJS," ujar tante Muji, Nurhayati Ninglis kepada Banjarmasinpost.co.id, Rabu (02/01/2018).

Sementara perawatan khusus yang diusahakan oleh pemerintah belum ada dilakukan.

"Tidak ada bantuan masih dari pemerintah," ujarnya.

Sementara Kadinsos Tanahlaut, Wiyanto mengatakan pihaknya sudah mengetahui kondisi Muji. Namun sebutnya pihaknya belum berani mengambil tindakan karena belum ada ijin dari pihak keluarga dan belum ada rekomendasi dari aparat desa.

"Hari ini kami kunjungi lagi ke rumahnya, nanti sore mungkin akan diketahui apakah bisa kami lakukan rehabilitasi medis," ujarnya.

Muji sendiri merupakan penderita gangguan jiwa yang sudah sekitar dua bulan dirantai di kolong rumah. Muji bahkan duduk beralaskan tanah dan tak berdinding.

Muji sendiri merupakan anak pertama dari dari tiga bersaudara anak pasangan Suprayitno yang seorang buruh panen sawit dan Solikha yang bekerja sebagai tukang pijat di Banjarmasin.(Banjarmasinpost.co.id /Mukhtar Wahid/Milna Sari)

Editor: Novri Eka Putra
Sumber: Banjarmasin Post

Tags
   #gangguan jiwa   #Pelaihari   #dirantai

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved