Terkini Nasional

Soal Tes Baca Alquran untuk Jokowi dan Prabowo, Ada 2 Surat yang Akan Diujikan Jika Keduanya Hadir

Senin, 31 Desember 2018 22:04 WIB
Serambi Indonesia

TRIBUN-VIDEO.COM - Dewan Ikatan Dai Aceh mengundang para calon presiden dan calon wakil presiden untuk mengikuti tes baca Alquran.

Usulan itu disebut untuk mengakhiri polemik soal keislaman calon.

Alasan lain yakni karena dua Capres sama sama beragama Islam.

Tes baca Alquran dinilai penting bagi umat Islam untuk tahu kualitas calon presidennya.

Dikutip dari Serambinews, Dewan Pimpinan Ikatan Da’i Aceh, Marsyuddin Ishak mengatakan undangan akan dikirimkan kepada kedua tim pasangan calon presiden-wakil presiden untuk mengikuti uji membaca Alquran pada 15 Januari nanti.

“Kita ingin mengundang kedua paslon capres untuk mengikuti ketrampilan mampu baca Alquran di depan khalayak ramai. Terobosan ini akan kita mulai dari Aceh sebagai pionir,” kata Tgk Marsyuddin.

Tes baca Al Quran juga dianggap dapat mengakhiri perdebatan soal kualitas beragama masing-masing calon.

Pasalnya selama ini kerap terjadi perang fitnah dari tim pemenangan dan relawan masing-masing calon yang membawa-bawa embel agama.

“Saat ini kita akui atau tidak, politik identitas sedang dimainkan, seolah-olah si A lebih Islam dan si B tidak. Tes baca Alquran kita adakan untuk meredam politik identitas. Jangan mempergunakan Islam untuk kepentingan politik. Jika ingin berpolitik secara Islam, berpolitik lah secara kaffah,” katanya.

Mengenai ayat yang akan dibacakan, Tgk Marsyuddin menyatakan telah ditentukan.

Jika undangan dihadiri kedua paslon capres, keduanya akan diuci membaca surat Al Fatihah dan satu lagi surat lainnya yang diambil secara acak.

Sementara itu, dikutip dari Tribunnews, peneliti radikalisme dan gerakan Islam di Jakarta Ridlwan Habib menyampaikan pandangan terkait usulan tersebut.

"Tes baca Al Quran bagi seorang calon pemimpin yang beragama Islam sangat wajar dan sangat demokratis.

Justru publik makin tahu kualitas calonnya," ujar Ridlwan.

Usulan tes baca Al Quran dinilai tak bermasalah dan tak melanggar norma maupun hukum dalam demokrasi.

Ridlwan menjelaskan, jika seorang beragama Non Muslim lalu dipaksa tes membaca Alquran barulah bisa disebut melanggar Pancasila dan asas demokrasi.

Namun baik Joko Widodo dan Prabowo Subianto sesama muslim.

"Membaca Al Quran adalah ibadah harian yang sangat lazim dilakukan oleh jutaan muslimin setiap hari di Indonesia. Saya yakin pak Jokowi dan pak Prabowo tidak ada masalah dengan itu," ujar Ridlwan.

Tes baca Al Quran juga dinilai akan berdampak postisif bagi kedua pasangan capres-cawapres yang mengikuti.

Pasalnya kemampuan membaca Al Quran menambah trust atau rasa percaya dari masing masing voter atau kelompok pemilih.

"Misalnya pak Prabowo kan diusung oleh ijtima ulama, tentu sangat wajar kalau umat ingin tahu dan ingin mendengar bacaan Alquran pak Prabowo," katanya.

Tes baca Al Quran juga dianggap dapat mengakhiri perdebatan soal kualitas beragama masing-masing calon.

"Ini justru peluang emas bagi masing-masing kubu untuk mendapatkan simpati dari kelompok pemilih Islam, "kata Ridlwan.

Simak video di atas. (Tribun-Video.com/Alfin Wahyu Yulianto)

Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul Dai Aceh Undang Capres Baca Quran

ARTIKEL POPULER:

Baca: Beredar Video Adik Olga Syahputra Disebut Jadi Tukang Parkir, Mak Vera Beri Tanggapan

Baca: Beredar Video Ombak Disertai Angin Kencang di Pantai Ancol, Pihak Manajemen Pastikan Itu Hoaks

Baca: Sebut Tanggal BNPB dan BPBD Tak Ada Tanggal Merah, Sutopo Purwo: Bencana Tidak Kenal Libur

TONTON JUGA:

Editor: Tri Hantoro
Reporter: Alfin Wahyu Yulianto
Video Production: Riesa Sativa Ilma
Sumber: Serambi Indonesia
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved