TRIBUNNEWS UPDATE
Menteri Kabinet Perang Gantz Diam-diam Pergi AS Tak Bilang PM Israel, Peringatan untuk Netanyahu?
TRIBUN-VIDEO.COM - Menteri kabinet perang Israel, Benny Gantz akan melakukan perjalanan ke Amerika Serikat minggu depan.
Namun kantor Perdana Menteri murka atas langka tersebut.
Pasalnya Gantz terbang ke Washington tanpa persetujuan PM Israel Benjamin Netanyahu.
Baca: 7 Sandera Israel Tewas di Gaza Akibat Pengeboman Zionis, Hamas Beri Sinyal Pertukaran Sandera
Media Yedioth Ahronoth pada Jumat (1/3) melaporkan bahwa Ganz tak berkoordinasi dengan Netanyahu terkait serangkaian kunjungannya ke AS.
Adapun kunjungan ini terjadi saat upaya untuk mengamankan kesepakatan pertukaran sandera yang telah berlangsung cukup lama.
Kunjungan Ganz diam-diam ini juga terjadi di tengah laporan AS menyebut bahwa Gedung Putih kehilangan kesabaran terhadap tingkah Netanyahu dalam perang dan tuduhan bahwa dia ditahan oleh mitra pemerintahnya Itamar Ben Gvir dan Bezalel Smotrich.
Terkait hal ini, Kantor Perdana Menteri menegaskan bahwa langkah Gantz bertentangan dengan peraturan pemerintah.
Dimana setiap menteri harus mengoordinasikan perjalanannya terlebih dahulu kepada Perdana Menteri.
Termasuk persetujuan atas rencana perjalanan tersebut.
Baca: Rangkuman Hari ke-147 Perang Israel-Hamas: Dunia Solid Kutuk Israel, Kolombia Stop Beli Senjata IDF
Gantz akan melakukan perjalanan ke Amerika Serikat minggu depan.
Gantz diperkirakan akan melanjutkan perjalanan ke London usai bertolak dari Washington. (Tribun-Video.com)
Baca juga berita terkait di sini
# TRIBUNNEWS UPDATE # Israel # Amerika Serikat # perang # Hamas # Gaza
Reporter: Rima Anggi Pratiwi
Video Production: Nur Rohman Urip
Sumber: Tribun Video
Tribunnews Update
Freeport Indonesia Bersama Menaker Resmi Teken Kerja Sama dengan 3 Serikat Kerja
1 jam lalu
Tribunnews Update
Wamenhaj Jelaskan Skema 'War Tiket' Haji Tanpa Antre, Dahnil: Otomatis Lebih Mahal
1 jam lalu
Tribunnews Update
Samuel Rizal Akui Mulai Khawatir ketika Putrinya Remaja dan Didekati Banyak Laki-Laki
2 jam lalu
Tribunnews Update
PBB Kecam Serangan yang Tewaskan Pasukan UNIFIL Indonesia, Sebut Insiden Kejahatan Perang
2 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.