TRIBUN VIDEO UPDATE
Merasa Kedaulatan Rakyat Diserang, Yaman Kini Mendeklarasikan Perang Terbuka Melawan AS dan Inggris
TRIBUN-VIDEO.COM - Yaman disebut telah mendeklarasikan perang terbuka melawan Amerika Serikat (AS) dan Inggris.
Disebut begitu, lantaran diketahui AS dan Inggris telah menyerang kedaulatan dan rakyat Yaman beberapa waktu lalu.
Dikutip dari Tribunnews pada (28/2), kabar itu melansir pernyataan wawancara Ali Al Qahoum di Al Mayadeen pada Selasa (27/2).
Baca: Yaman Telah Mendeklarasikan Perang Terbuka Melawan AS & Inggris, Merasa Kedaulatan Rakyat Diserang
Sebagai Anggota Biro Politik Ansarallah (Houthi) Yaman, ia menyatakan bahwa negaranya telah terlibat perang terbuka.
Tepat, di saat kedaulatan rakyat Yaman dilanggar oleh beberapa aksi AS dan Inggris beberapa waktu lalu.
Disebutkannya bahwa kedaulatan dan independensi adalah garis merah Yaman, sehingga tidak bisa ditolerir lagi.
Baca: Resmi Gabung dalam Misi Uni Eropa, Yunani akan Kirim Kapal Perang ke Laut Merah Lawan Houthi Yaman
"Kedaulatan dan independensi adalah garis merah, dan kami tidak bisa menolerir agresi apa pun," katanya.
Ia pun menegaskan kalau agresi militer ke Yaman, bukanlah masalah yang sederhana.
Sehingga, buntut serangan-serangan AS-Inggris terhadap wilayah dan rakyat, Yaman sedang terlibat dalam perang terbuka.
Sebatas informasi, itu sebagai dukungan di mana Yaman tidak akan pernah berhenti mendukung perlawanan rakyat Palestina, di Jalur Gaza.
Baca: Rangkuman Hari ke-143 Perang Israel-Hamas: Yaman Bersiap Hapus Kejahatan Zionis PM Palestina Mundur
"Yaman tidak akan pernah berhenti mendukung perlawanan rakyat Palestina, di Jalur Gaza, dan perkembangan yang terjadi di Palestina, akan mempersatukan rakyat Yaman, dan menyebabkan mereka turun ke jalan menggelar unjuk rasa jutaan orang," imbuh Ali Al Qahoum. (Tribun-Video.com)
Baca juga berita terkait di sini
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ansarallah Houthi: Kedaulatan Dilanggar, Yaman Deklarasikan Perang Terbuka Lawan AS dan Inggris
# TRIBUN VIDEO UPDATE # perang # Israel # Yaman # Amerika Serikat # Inggris
Reporter: Yessy Arisanti Wienata
Video Production: Erwin Joko Prasetyo
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Israel Kembali Targetkan Hizbullah, Badan Keamanan Lebanon Konfirmasi 13 Petugas Keamanan Tewas
18 menit lalu
Tribunnews Update
PBB Kecam Serangan yang Tewaskan Pasukan UNIFIL Indonesia, Sebut Insiden Kejahatan Perang
9 jam lalu
Tribunnews Update
PM Jepang Pastikan Pasokan Stabil, Tetap Lepas Cadangan Minyak Meski Ada Gencatan Senjata AS-Iran
9 jam lalu
Tribunnews Update
Rangkuman Perang AS-Iran: Teheran Tuntut Bayar 'Uang Darah', Sumpah Mojtaba Balaskan Dendam Khamenei
9 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.