TRIBUNNEWS UPDATE
AS Bingung Hadapi Houthi! Senjata Yaman Melimpah meski Diserang: Kami Tak Punya Senjata Serupa
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - AS keheranan dengan Yaman yang masih memiliki senjata melimpah meski diserang berulang kali.
Sementara AS mengakui sendiri negaranya tidak memiliki sarana yang sama dengan Houthi.
Dikutip dari Alarabiya, hal ini disampaikan oleh wakil juru bicara Pentagon, Sabrina Singh pada Jumat (23/2).
Ia mengatakan Houthi terus memperkuat persenjataan mereka.
Baca: 8 Staf UNRWA Diduga Terafiliasi dengan Hamas Ditahan di Israel untuk Penyelidikan
Kondisi itu terus dilakukan meski AS berkali-kali menyerang gudang persenjataan Yaman.
Sabrina mengatakan Houthi memiliki persenjataan yang besar.
Sementara pihaknya mengakui AS tidak memiliki kemampuan yang hebat dan canggih.
Oleh sebab itu, para pejabat AS pun mengakui bahwa negaranya tidak mampu menghancurkan Houthi.
Baca: Tindakan Genosida Israel Disebut Berbeda dari Nakba-Membuat Orang Yahudi Jadi Kurang Aman di Dunia
Terlebih AS tidak memiliki kekuatan sendirian untuk melawan Houthi secara efektif.
Seorang pejabat senior AS pun mengatakan Houthi terus membuat Washington takjub.
(Tribun-Video.com)
Artikel telah tayang di sini
Host: Maria Nanda
VP: Dharma
# Amerika Serikat (AS) # Houthi # Yaman # diserang
Reporter: Maria Nanda Ayu Saputri
Video Production: Dharma Aji Yudhaningrat
Sumber: Tribun Video
TRIBUNNEWS UPDATE
Yaman Serang Bandara al-Lydd dengan Rudal dan Drone, Operasi Gabungan Iran dan Hizbullah Terungkap
7 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Yaman Bongkar Operasi Jaringan Mata-mata Terkait Israel yang Beroperasi di Dalam Negeri
7 hari lalu
LIVE UPDATE
LIVE: Pasukan UNIFIL Indonesia Diserang Lagi, Kemlu RI Minta DK PBB Gelar Pertemuan Darurat
7 hari lalu
Berita Terkini
Iran dan Yaman Bersatu Serang Tel Aviv serta Pelabuhan Eilat, Picu Ledakan Besar
Jumat, 3 April 2026
Tribun Video Update
Gelombang Ke-91 Iran Lakukan Serangan Gabungan dengan Yaman, Hantamkan Rudal-Drone ke Jantung Israel
Jumat, 3 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.