TRIBUNNEWS UPDATE
KPU Ungkap Perkembangan soal PSU di Kuala Lumpur, Akui Bakal Diulang Tanpa Metode Pos
TRIBUN-VIDEO.COM - Komisi Pemilian Umum (KPU) RI akan menggelar pemungutan suara ulang (PSU) di Kuala Lumpur, Malaysia dengan meniadakan pemungutan suara dengan metode pos.
Hal itu diungkap Ketua KPU RI, Hasyim Asy'ari pada Jumat (23/2/2024).
Dikatakan olehnya, KPU juga memulai kegiatan PSU di Kuala Lumpur dengan pemutakhiran daftar pemilih.
Pemutakhiran data ini berdasarkan daftar pemilih tetap (DPT) yang sudah ditetapkan pada 21 hingga 23 Juni 2023 di Kuala Lumpur.
Baca: Demo Anarkis di KPU! Emak-emak Robohkan Tembok Barrier hingga Aksi Dorong Mendorong dengan Polisi
Adapun data yang bakal dimutakhirkan adalah alama-alamat yang seperti kata Hasyim, tidak dikenali.
Sehingga PSU di Kuala Lumpur nantinya dilakukan tidak dengan menambah pemilih baru.
Data-data yang dimutakhirkan itu bakal disinkronkan dengan daftar hadir pemilih untuk metode TPS di luar negeri.
Saat ini, KPU tengah menyusun jadwal untuk pemutakhiran dan rekrutmen ulang Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), hingga mengidentifikasi sisa surat suara yang masih digunakan.
Baca: Hasil Konferensi Pers KPU RI: Update Perkembangan Sirekap hingga Data Petugas yang Wafat
Selain itu, KPU juga tengah berkoordinasi dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI terkait rekomendasi-rekomendasi atas proses PSU.
Adapun penetapan hasil pemilu oleh KPU jatuh pada tanggal 20 Maret 2024.
Sehingga proses PSU, rekapitulasi, dan penghitungan harus sudah berlangsung sebelum tanggal tersebut.
Sebagai informasi ada tiga metode pemungutan suara di luar negeri, yakni pemungutan suara di TPS, kotak suara keliling (KSK) dan pos.
(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pemungutan Suara di Kuala Lumpur Bakal Diulang Tanpa Metode Pos
# KPU # PSU # Kuala Lumpur # Pemilu 2024
Reporter: Sandy Yuanita
Video Production: Erwin Joko Prasetyo
Sumber: Tribunnews.com
Nasional
Kredibilitas Bareskrim Dipertanyakan Imbas Salinan Ijazah Jokowi dari KPU dan Bareskrim Berbeda
Senin, 23 Februari 2026
LIVE UPDATE
Lampung Sambut Kembali Rute Internasional, Penerbangan Perdana Menuju Kuala Lumpur
Jumat, 13 Februari 2026
Terkini Nasional
Respons Pihak Jokowi soal Ijazah Dibuka ke Publik: Kami Senang, Semua Syarat Terbukti Sah
Kamis, 12 Februari 2026
Terkini Nasional
Respons Menohok Jokowi Ijazahnya 'Diotak-atik' Bonatua Silalahi, Mengaku Senang Dibuka ke Publik
Kamis, 12 Februari 2026
Terkini Nasional
Ijazahnya 'Diotak-atik' Bonatua Silalahi Tanpa Sensor, Jokowi: Senang Dibuka ke Publik
Kamis, 12 Februari 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.