TRIBUNNEWS UPDATE
Pengamat Prediksi PKS-Nasdem Gabung Prabowo-Gibran, PKB dan PDIP Oposisi bila Paslon 2 Menang
TRIBUN-VIDEO.COM - Pasangan Pabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka paling unggul dari hasil pilpres 2024.
Pengamat politik Jerry Massie mengatakan, peta koalisi pun bakal segera berubah.
Prabowo-Gibran yang tadinya didukung Koalisi Indonesia Maju (KIM), terdiri dari Partai Golkar, Gerindra, Demokrat, PAN, Partai Gelora, Partai Prima, Partai Garuda dan PSI, tampaknya akan kedatangan 'tamu' baru.
Menurut Jerry, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan NasDem bakal bergabung ke koalisi Prabowo-Gibran.
Adapun dua indikator kuat PKS bakal bergabung ke koalisi Prabowo-Gibran.
Pertama, dalam beberapa kesempatan Pilpres, PKS selalu mendukung Prabowo.
Baca: Soal Surya Paloh Temui Jokowi di Istana, Pengamat: Seakan NasDem Akui Kemenangan Prabowo-Gibran
Baca: Jokowi & Surya Paloh Bertemu, Pengamat: Tanda NasDem Akui Kekalahan hingga Gabung Prabowo-Gibran
Jadi antara Gerindra-PKS punya masa lalu yang indah. Hubungan mereka pun baik-baik saja.
Kedua yakni faktor Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Partai Demokrat.
"Saya pikir PKS pernah masuk kabinet SBY saat mereka berkoalisi pada 2004 silam. Apalagi sebelum hengkang bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju Demokrat terlihat mesra di Koalisi Perubahan," Kata Jerry.
Selain itu Jerry mengatakan Partai Nasdem juga kemungkinan bergabung dukung Prabowo-Gibran.
"Kalau PKB potensi koalisi kecil, lantaran Cak Imin (Muhaimin Iskandar) meninggalkan Prabowo sebelum berduet dengan Anies Baswedan," ujarnya.
Masuknya PKS dan Partai Nasdem ini akan mengulang terjadinya koalisi pada 2009 lalu.
Sedangkan PDIP diprediksi bakal menjadi oposisi ditemani Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
"Kalau PPP PT 4 persen maka kemungkinan mereka akan bersama PDIP sebagai oposisi," ujarnya.
(Tribun-Video/Wartakotalive)
Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Koalisi Perubahan Pecah, PKS dan NasDem Gabung Prabowo-Gibran, Pengamat: PKB dan PDIP Oposisi
Reporter: chalida husna
Video Production: Muhammad Ulung Dzikrillah
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman AS-Iran: Rudal Meluncur di Tel Aviv saat Gencatan Senjata, Wacana Sanksi 50% Trump
5 hari lalu
Nasional
Prabowo Ungkap Jadi Presiden Bukan Pekerjaan yang Enak, Beri Peringatan untuk Capres
5 hari lalu
Tribunnews Update
Wacana Trump Berlakukan Sanksi 50 Persen bagi Negara Pemasok Senjata Iran Selama Gencatan Senjata
5 hari lalu
Tribunnews Update
Netanyahu Dihujat Oposisi seusai Dukung Gencatan Senjata AS-Iran, Dinilai Bakal Buat Bencana Politik
5 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.