Mata Lokal Memilih
Pengamat Bongkar 3 Alasan Prabowo-Gibran Unggul di Hasil Quick Count: Ada Pengaruh Pendukung Jokowi
TRIBUN-VIDEO.COM- Dilaporkan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, unggul dari dua paslon lainnya.
Halitu diketahui berdasarkan perhitungan cepat atau quick count beberapa lembaga survei pada Rabu (14/2/2024) malam.
Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari membeberkan tiga alasan paslon nomor urut 02 bisa unggul dari kedua lawannya, Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud.
Menurut M Qodari, yang pertama ialah mendapat pengaruh dari sosok Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Yakni, orang nomor satu di Indonesia itu yang memiliki tingkat kepuasan 80 persen turut memberikan dukungannya kepada Prabowo-Gibran.
Baca: Pengamat Mengungkap Pengaruh Jokowi Jadi Salah Satu Faktor Prabowo-Gibran Unggul di Quick Count
“Tentu pengaruh Pak Jokowi yang begitu besar dalam Pilpres sekali ini di mana tingkat kepuasan pada Pak Jokowi 80 persen dan yang tidak puas 20 persen suara, yang tidak puas 20 persen ini kan ke Mas Anies yang puas itu tadinya ke Ganjar tetapi pelan-pelan makin banyak yang bergeser kepada Pak Prabowo, alasannya keberadaan Mas Gibran," kata Qodari saat dikonfirmasi wartawan Rabu (14/2/2024).
Kemudian, yang kedua ialah capres Ganjar Pranowo dan PDIP kerap menyerang Presiden Jokowi yang pada akhirnya membuat relawan dan pendukung orang nomor satu di Indonesia itu mengalihkan dukungannya.
Yakni, dari yang awalnya memilih Ganjar, justru bermigrasi ke paslon nomor urut 02, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
“Mas Ganjar dan PDI selalu dan banyak menyerang Pak Jokowi, akhirnya para pecinta atau penggemar simpatisan Pak Jokowi melarikan suaranya kepada Prabowo. Dan kalau kita melihat gabungan suara Prabowo dan Mas Ganjar itu kan sekitar 75 persen, jadi gak jauh lah dari tingkat kepuasan sekitar 80 persen itu,” ucapnya.
Alasan ketiga, kata Qodari, aksi dari relawan Gerakan Sekali Putaran (GSP) yang bergerak di seluruh Indonesia mendapat sambutan positif dari masyarakat luas.
Baca: Bacakan Doa seusai Orasi Kampanye, Prabowo: Ya Allah, Beri Kami Kekuatan Terima Amanah Ini
Adapun gagasan tersebut juga turut didukung oleh elit partai, para relawan dan berbagai elemen lainnya.
“Yang berikutnya lagi adalah adanya gerakan sekali putaran yang saya pelajari dan dibantu oleh teman-teman relawan dan kemudian diikuti oleh partai politik dan alhamdulillah dukungan kepada gerakan sekali putaran ini atau pilpres sekali putaran itu luas dan semakin meningkat. Kita lihat bagaimana terakhir survei dari Lingkaran Survei Indonesia dan lembaga-lembaga lain menunjukkan mereka yang mau sekali putaran itu angkanya mencapai 80 persen,” ucapnya.
Dengan hasil tersebut, Qodari melihat bahwa kemenangan Prabowo-Gibran sekali putaran adalah realitas suara mayoritas masyarakat.
“Inilah realitas pilihan politik masyarakat Indonesia, jangan di-frame pakai imajinasi, pakai fiksi atau imajinasi politik yang keluar dari realitas politik masyarakat Indonesia itu. Karena masyarakat Indonesia sebagai pemilik mandat kekuasaan tertinggi tentunya akan marah dan vis a vis itu akan berhadapan dengan rakyat,” ucap dia.
“Jadi diterima sebagai sebuah realitas tentunya kita akan menunggu hasil resmi dari KPU tetapi balik lagi melihat pengalaman sebelumnya tentunya akan ketahuan hasilnya,” pungkasnya.
Sebagai informasi, Kamis (15/2/2024) pagi, hasil quick count CSIS merilis perolehan suara capres-cawapres Anies-Muhaimin Iskandar (Cak Imin), Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Baca: Sosok Mayor Teddy dan 3 Sekretaris Pribadi Prabowo Subianto yang Dipamerkan hingga Dicarikan Jodoh
Dalam hitung cepatnya, Anies-Muhaimin memperoleh suara 24,97 persen, Prabowo-Gibran 58,31 persen, dan Ganjar-Mahfud 16,72 persen.
Dengan hasil quick count sementara tersebut, perolehan suara capres-cawapres nomor urut dua Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka unggul.
Disusul, paslon capres-cawapres nomor urut satu Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Cak Imin).
Anies-Cak Imin disusul paslon capres-cawapres nomor urut tiga Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Sebelumnya, berdasarkan hasil quick count Litbang Kompas juga sempat merilis perolehan suara ketiga paslon tersebut.
Pada Rabu (14/2/2024) malam , Anies-Muhaimin memperoleh suara 25,10 persen, Prabowo-Gibran 58,73 persen, dan Ganjar-Mahfud 16,17 persen.
Dalam hasil quick count tersebut pasangan Prabowo-Gibran juga unggul.
Adapun data masuk Litbang Kompas sudah di atas 88,45 persen atau mendekati 100 persen.
(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)
Host: Adilla Risna
VP: Latif
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pengamat Ungkap 3 Faktor Prabowo-Gibran Unggul di Quick Count, Satu Di Antaranya Pengaruh Jokowi
# pengamat politik # Jokowi Effect # Prabowo-Gibran # Pilpres 2024
Reporter: Adila Ulfa Muna Risna
Video Production: Latif Ghufron Aula
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
Prabowo Goda hingga Berterima Kasih ke Rocky Gerung: Ternyata Pak Rocky Masih Disiden
2 hari lalu
Tribunnews On Focus
[FULL] Pengamat Nilai JK Tak Pantas Lontarkan Kalimat Tendensius Seolah Rendahkan Jokowi: Minta Maaf
7 hari lalu
Tribunnews Update
Singgung Sosok yang Banyak Berkomentar Tanpa Data, Seskab Teddy: Fenomena Inflasi Pengamat
Jumat, 10 April 2026
Terkini Nasional
Kapal Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz, Pengamat: Posisi RI Sangat Dilematis
Selasa, 31 Maret 2026
Terkini Nasional
Presiden Prabowo Sebut Sudah Kantongi Nama Pengamat Tak Suka Pemerintah, Dapat dari Intelijen
Minggu, 15 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.