Konflik Palestina Vs Israel
Warga Israel Murka, Serang Benjamin Netanyahu Rutin Gelar Aksi di Depan Rumah Perdana Menteri
TRIBUN-VIDEO.COM - Warga Israel yang anggota keluarganya ditawan di Gaza oleh Hamas mulai murka dan menyerang Perdana Menteri (PM), Benjamin Netanyahu.
Sejumlah warga mendirikan tenda kecil di tengah jalan Kaplan di Tel Aviv, arteri transportasi utama di kota Mediterania.
Seorang warga yang terlibat dalam aksi tersebut adalah Einav Tzangauker.
Putranya ditawan di Gaza setelah serangan 7 Oktober 2023.
Polisi mencoba meyakinkan warga untuk membersihkan jalan yang terletak di antara Kementerian Pertahanan dan kantor-kantor pemerintah.
Apalagi, kemacetan lalu lintas mulai melanda.
Baca: AS Dikabarkan Tak Lagi Anggap Israel Mitra Produktif, Perselisihan Biden-Netanyahu Disebut Memuncak
Itu adalah malam musim dingin yang dingin dan hujan, tetapi Einav Tzangauker tidak menyerah.
Einav Tzangauker mengatakan, ia akan tinggal di depan rumah Netanyahu sampai putranya kembali.
"Saya akan tinggal di sini sampai putra saya kembali dari Gaza," ucapnya. "Jika saya tidak bisa tidur dan hidup selama 100 hari, tidak ada (orang di pemerintahan) yang harus tidur juga," ujar Einav Tzangauker menambahkan.
Sementara itu, polisi mengaku malu kemudian ragu mengizinkan dia tinggal di sana untuk satu malam.
Dalam waktu kurang dari satu jam, warga Israel lainnya yang menyaksikan insiden itu membawa kasur, minuman panas, selimut dan barang-barang lainnya.
Hal itu dilakukan, agar Einav Tzangauker akan sehangat dan senyaman mungkin dalam keadaan ini.
Keluarga dari 136 korban penculikan yang masih ditahan di Gaza telah mengadakan protes reguler di seluruh negeri.
Ketika ketidaksepakatan tumbuh atas strategi Benjamin Netanyahu untuk membebaskan tawanan dan masa depan Gaza setelah genosida berakhir.
Baca: Hamas & Mesir Murka seusai Rafah Membara Diserang 50 Rudal Israel, 40 Tank Siaga Tutup Upaya Damai
Sebuah kontingen kecil dari gerakan protes, yang juga memiliki karakteristik politik, pergi setiap akhir pekan ke kota Cesarea, dekat rumah pribadi Benjamin Netanyahu.
Aksi tersebut serupa dengan 'Kamisan' yang digelar oleh para keluarga dan korban pelanggaran HAM berat di Indonesia.
Perkemahan di depan rumah resmi Benjamin Netanyahu, yang ironisnya terletak di jalan Gaza.
Sementara itu, di alun-alun Museum Seni Tel Aviv, potret para tawanan telah ditempatkan di atas meja panjang yang dikelilingi oleh kursi-kursi kosong, melambangkan perjamuan kosong.
Warga Israel dari seluruh negeri mengunjungi situs-situs tesis setiap hari.
Mereka menulis kata-kata yang menghibur, membeli pita kuning, dan menghabiskan waktu berbicara dengan keluarga tawanan yang sedih.
(Tribun-Video.com/ Haaretz.com)
Artikel ini telah tayang di Haaretz.com dengan judul Families of Israeli Hostages Held by Hamas Step Up Their Fight, Assisted by Both Sides of the Political Map
# Benjamin Netanyahu # Gaza # Hamas # Israel
Reporter: Yustina Kartika Gati
Video Production: Ika Vidya Lestari
Sumber: Sumber Lain
Internasional
SOSOK 'MALAIKAT MAUT' Abu Azrael Tiba di Iran! Komandan Irak Paling Ditakuti Pasukan Khusus AS
2 hari lalu
Tribunnews Update
Netanyahu Tegaskan Israel Siap 'Menembak' Meski Gencatan Senjata Dengan Iran, Ancam Lanjut Perang
2 hari lalu
Tribunnews Update
254 Tewas di Lebanon Diserang Israel, PM Netanyahu Sebut Beirut Bukan Bagian dari Gencatan Senjata
2 hari lalu
Tribun Video Update
Serangan Bom Besar-besaran Kembali Terjadi, Israel Tewaskan Ratusan Warga Lebanon & Ribuan Terluka
2 hari lalu
LIVE UPDATE
Mark Rutte Ungkap Kekecewaan Donald Trump, NATO Dinilai Tak Mendukung AS dalam Konflik Iran
2 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.