Senin, 13 April 2026

Mancanegara

Perlawanan Irak Serukan Bentuk Front Persatuan Vs Pendudukan AS, Paksa Akhiri Koalisi Internasional

Sabtu, 10 Februari 2024 12:01 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Perlawanan Irak menyerukan pembentukan front persatuan melawan pendudukan Amerika Serikat (AS).

Selain itu, situasi juga memaksa pemerintahan Irak mengakhiri misi koalisi internasional mereka.

Dikutip dari Al Mayadeen pada (10/2), kabar itu dikatakan oleh juru bicara Angkatan Bersenjata Irak Brigadir Yahya Rasool pada Kamis (8/2/2024).

Yahya Rasool menyatakan bahwa pasukan AS mengancam perdamaian sipil dan melanggar kedaulatan Irak.

Baca: Balas Dendam Pertama Gagal! AS Kembali Serang Irak, Incar Mobil Komandan Senior Kataib Hizbullah

Menyusul operasi pembunuhan yang dapat diidentifikasi dengan jelas, melalui serangan udara di lingkungan perumahan di Bagdad.

Pernyataan Rasool itu menekankan bahwa tindakan pasukan AS yang tidak bertanggung jawab dan berulang-ulang merusak perjanjian dan membahayakan nyawa warga Irak.

Lebih lanjut, pernyataan itu menekankan bahwa situasi ini memaksa pemerintah Irak untuk mengakhiri misi koalisi internasional.

Baca: Update Kapal RS Indonesia untuk Gaza, Menuju Laut Merah Diperkirakan Tiba di Mesir Minggu Depan

Yang telah menjadi faktor destabilisasi bagi Irak, dan mengancam akan menyeretnya ke dalam konflik.

“Angkatan bersenjata kami tidak punya pilihan selain memenuhi tugas konstitusional mereka untuk menjaga keamanan Irak dan wilayah Irak dari segala ancaman,” tegas Rasool.

Sehingga, Perlawanan Irak menyerukan kepada pasukan AS untuk segera meninggalkan Irak karena Irak ingin membentuk front persatuan untuk mencabut AS dari wilayah Iak.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Al Mayadeen dengan judul Iraqi Resistance calls for united front against US occupation

Host: Yessy Wienata
VP: Ananda Bayu S

# Irak # Amerika # Israel # Perang

Editor: bagus gema praditiya sukirman
Reporter: Yessy Arisanti Wienata
Video Production: Ananda Bayu Sidarta
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Irak   #Amerika   #Israel   #Palestina

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved