Rabu, 22 April 2026

Tribunnews Update

Sosok Pendukung Paslon 02 yang Diduga Intimidasi Pendemo, Tantang Pelaksana Jika Senggol Jokowi

Rabu, 7 Februari 2024 23:06 WIB
Warta Kota

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Mahasiswa yang melakukan aksi demonstrasi terkait pemakzulan Presiden Joko Widodo hari ini, Rabu (7/2/2024) mengaku diintimidasi.

Wakil Presiden (Wapres) Mahasiswa Universitas Trisakti, Lamdahur Pamungkas mengungkap siapa sosok yang mengintimidasi itu.

Lamdahur menyebut, pelaku merupakan salah satu mantan penggerak gerakan mahasiswa.

Ia saat ini merapat menjadi pendukung calon presiden (capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Baca: Demo Tuntut Pemakzulan Jokowi Usai, Mahasiswa Masih akan Gelar Aksi Besar sebelum Pemilu 14 Februari

Hal ini diketahui setelah dirinya mencari informasi melalui media sosialnya.

"Kami sudah profiling sejauh ini yang kami dapatkan, dia memang salah satu mantan penggerak, penggerak gerakan mahasiswa dulu," tutur Lamdahur.

Lebih lanjut, pelaku juga mendatanginya dengan membawa masa.

Namun, ia tak tahu siapa saja massa yang datang lantaran mereka memakai masker dan penutup kepala.

Baca: Heran dengan Perubahan Sikap Ahok, Aktivis 98: Padahal Dia Paling Banyak Dapat Privilege dari Jokowi

"Dan juga dia pas kami profiling lewat media instagramnya, ternyata (dia) pendukung salah satu paslon 02. Dan kemudian dia datang membawa masa yang dimana masa ini kami tidak bisa deteksi pada saat itu, karena pakai masker pakai kupluk, jaket," pungkas Lamdahur.

Menurut Wapres Universitas Trisakti ini, bentuk intimidasi berupa doksing hingga fitnah.

Dikutip dari WartaKotalive.com, pihak yang diintimidasi itu seperti pihak rektor maupun wakilnya.

Disebutnya, setiap Ketua BEM yang ingin melalukan demo difitnah.

Baca: [FULL] Pernyataan Wakil Presiden Mahasiswa Trisakti, Sebut Jokowi Sudah Lakukan Perbuatan Tercela

"Kemudian, wakil rektor-nya ini mengindikasikan itu ke para mahasiswanya. Setiap Ketua BEM yang ingin melakukan demokrasi itu difitnah. Ditunggangi aksinya dan dipelopori oleh salah satu paslon," imbuhnya.

Tujuannya agar BEM tak mendapat kepercayaan.

Padahal diakuinya, para mahasiswa selalu melakukan proses konsolidasi dan diskusi kala membahas soal situasi negara saat ini.

"Tujuannya apa, kami difitnah dan ditunggangi? Penggembosan massa aksi, ketidakpercayaan dalam institusi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan organisasi lainnya, banyak pun fitnahan-fitnahan yang juga dilontarkan para oknum," jelas Lamdahur.

Selain kepada pihak rektorat, ada ancaman lain yang diterima mahasiswa sebelum menjalankan demonstrasi.

Baca: [FULL] Bansos Tiba-tiba Stop jelang Pilpres, Pengamat: Kenapa? Udah Aman ke Jagoannya? Jokowi Jenius

Para demonstrasi disebut akan diganggu jika mereka nekat mendemo Presiden Jokowi.

Bahkan, pengancam itu tak segan menantang pelaksana aksi jika benar-benar melakukan demonstrasi dan membawa isu Jokowi.

(Tribun-Video.com/WartaKotalive.com)

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Mahasiswa Akui Dapat Intimidasi dari Pendukung Paslon Nomor 2 Sebelum Unjuk Rasa Pemakzulan Jokowi

Host: Tini Afshin
VP: Ulung

# sosok # Pendukung Paslon 02 # intimidasi # pendemo # Jokowi

Editor: Bintang Nur Rahman
Reporter: Tri Suhartini
Video Production: Muhammad Ulung Dzikrillah
Sumber: Warta Kota

Tags
   #sosok   #Pendukung Paslon 02   #intimidasi   #pendemo   #Jokowi

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved