Senin, 11 Mei 2026

Live Update

Wakil Ketua Gerindra Puji Sikap Prabowo Minta Maaf Usai Debat: Tak Ingin Pemilu Berujung Perkelahian

Rabu, 7 Februari 2024 18:30 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM- Calon Presiden 02 Prabowo Subianto yang menyampaikan permohonan maaf pada momen closing statement dalam debat capres terakhir, Minggu (4/2/2024) masih menjadi perhatian publik.

Termasuk Wakil Ketua Partai Gerindra, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo.

Rahayu Saraswati mengaku bangga dengan pernyataan pamannya di akhir debat.

Perempuan yang akrab disapa Sara tersebut menyatakan, sosok Prabowo merupakan negarawan yang ingin menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

"Kami bersyukur dengan contoh dan teladan yang disampaikan oleh beliau (Prabowo)," kata Sara sapaan akrab Saraswati, Rabu (7/2/2024).

Yakni, Prabowo Subianto tak ingin pesta demokrasi 2024 berujung pertengkaran atau terjadi permusuhan antar sesama anak bangsa.

"Yang ingin dijaga adalah semangat untuk membangun Indonesia dan itu harus dijalankan bersama-sama," ungkapnya.

Sara menambahkan, meski ketiga Capres tersebut bertemu di panggung KPU untuk debat, namun selesai adu gagasan yang disaksikan publik luas harus berakhir damai.

Baca: Pastikan Jumlah sesuai Kebutuhan sebelum KPU Kudus Distribusikan Logistik Pemilu ke PPK & PPS

Sehingga, siapapun nantinya yang terpilih bisa bekerjasama membangun Indonesia agar lebih baik.

"Beliau juga minta maaf atas segala kesalahan dan kekurangan selama berdebat, maupun selama masa kampanye. Saya rasa itu contoh yang luar biasa," imbuhnya.

Menurut Sara sikap yang dilakukan Prabowo Subianto telah memberikan contoh yang baik.

Diketahui sebelumnya, dalam debat kelima yang digelar di di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Prabowo menyatakan, saat periode kampanye Pilpres 2024 persatuan dan kesatuan bangsa terdampak.

Lantas, Prabowo Subianto turut mewakili paslon nomor urut 2 dan Koalisi Indonesia Maju menyampaikan permohonan maaf kepada paslon nomor urut 1 dan 3 selama kampanye berlangsung.

Pihaknya menyatakan, perjuangan ketiga pasangan calon sama-sama mempunyai tujuan yang sama.

Yakni, betujuan untuk memberi yang terbaik bagi bangsa dan rakyat Indonesia.

Baca: Ahok Sebut Presiden Jokowi dan Gibran Tak Bisa Kerja hingga Anjurkan Warga Tak Pilih Prabowo

“Saudara-saudara sebangsa dan se-Tanah Air, kita baru saja, beberapa bulan ini melaksanakan kampanye yang penuh dengan semangat, penuh dengan kontestasi, dan kadang-kadang penuh dengan kata-kata yang keras. Tetapi, itikad kita baik, saya kira 3 paslon semuanya ingin yang terbaik untuk rakyat Indonesia,” kata Prabowo dalam pernyataan penutupnya di sesi debat kelima Pilpres 2024 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Minggu (4/2).

“Saya atas nama Prabowo-Gibran dan atas nama Koalisi Indonesia Maju minta maaf kepada paslon 1, Pak Anies-Pak Muhaimin; dan paslon 3, Pak Ganjar dan Pak Mahfud, seandainya dalam kampanye ini ada kata-kata kami atau perbuatan kami yang kurang berkenan. Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya,” sambung Prabowo yang kemudian diikuti dengan gesture menunduk oleh Gibran.

Atas hal tersebut, Prabowo menekankan mereka semua merupakan saudara.

Kemudian, Prabowo juga mengimbau kepada seluruh elemen serta komponen bangsa untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan, terutama kerukunan di antara para pemimpin Indonesia.

“Saudara-saudara sekalian, yang penting, kita harus membangun dan menegakkan kerukunan, persatuan, kekeluargaan di antara semua unsur dan kalangan bangsa Indonesia, terutama adalah kerukunan di antara pemimpin-pemimpin Indonesia. Saya menganggap Mas Anies, Mas Muhaimin, Mas Ganjar, Prof Mahfud adalah saudara-saudara saya sendiri. Kita berjuang untuk bangsa Indonesia, kita berjuang karena cinta kita kepada rakyat Indonesia,” kata dia.

Selain itu, Prabowo juga mengucapkan terima kasih kepada para pemimpin bangsa Indonesia.

Yakni, mulai dari Presiden ke-1 hingga Presiden ke-7 Republik Indonesia.

Menurut Prabowo, seluruh pemimpin Indonesia merupakan putra-putri terbaik bangsa yang telah menjaga negeri.

“Kami berterima kasih kepada semua pemimpin Indonesia, semua presiden Indonesia, Bung Karno, Pak Harto, Pak Habibie, Gus Dur, Ibu Megawati, Pak SBY dan Pak Joko Widodo. Mereka adalah putra-putri terbaik bangsa Indonesia," kata Prabowo.

Selaras seperti yang telah dilakukan para pemimpin Indonesia, calon presiden nomor urut 2 itu juga berkomitmen untuk meneruskan perjuangan tersebut dan menjadi pemimpin untuk seluruh rakyat Indonesia.

Bersama timnya, Ketua Umum Gerindra itu juga bertekad untuk menghilangkan kemiskinan.

Selain itu, pasangan Prabowo-Gibran juga akan menghilangkan kelaparan, korupsi, dan kurang gizi di Indonesia.

(*)

(Tribun-Video.com/WartaKotalive.com)

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Prabowo Minta Maaf Usai Debat , Rahayu Saraswati: Tidak Mau Pesta Demokrasi Berujung Perkelahian

# Wakil Ketua # Gerindra # Prabowo # Perkelahian # Debat # Minta Maaf  # Prabowo Subianto # 

Editor: Wening Cahya Mahardika
Reporter: Adila Ulfa Muna Risna
Video Production: Latif Ghufron Aula
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Prabowo   #Gerindra   #minta maaf   #perkelahian

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved