Kamis, 23 April 2026

TRIBUN VIDEO UPDATE

Yahya Saree Rinci Serangan AS-Inggris di Provinsi Yaman, Tegaskan akan Ada 'Konsekuensi & Balasan'

Minggu, 4 Februari 2024 16:48 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Brigadir Jenderal Yahya Saree merinci semua serangan Amerika Serikat (AS) dan Inggris di provinsi Yaman.

Juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman itu memberi tekanan kepada keduanya, di mana akan ada konsekuensi dan balasan imbas perbuatan mereka.

Dikutip dari Al Mayadeen pada (4/2), kabar itu diungkap Saree dalam media X nya pada (4/2/2024).

Baca: Kebebasan Marwan Barghouti Termasuk dalam Negosiasi Gencatan, Hamas Tuntut Israel demi Akhiri Perang

Pesawat agresi AS-Inggris telah melancarkan 48 serangan udara di berbagai wilayah di beberapa provinsi di Yaman.

Rinciannya, di wilayah gubernuran Sanaa, Hodeidah, Taiz, al-Bayda, Hajjah, dan Saada.

Tiga belas serangan menargetkan Sekretariat Ibu Kota dan Gubernuran Sanaa, sembilan serangan di Gubernuran Hodeidah, sebelas serangan di Gubernuran Taiz.

Selain itu, Gubernuran al-Bayda dan Hajjah masing-masing menjadi sasaran tujuh serangan, dan pesawat agresi melancarkan satu serangan ke Gubernuran Saada.

Baca: 114 Tahanan Palestina Dapat Perlakuan Sadis Israel, 10 Orang Patah Tulang dan Tak Dapat Perawatan

Saree menekankan bahwa serangan-serangan itu tidak akan dibiarkan begitu saja, dan akan ada konsekuensinya.

“Tidak akan dibiarkan begitu saja, dan akan ada konsekuensinya,” ungkap Saree.

Menegaskan kembali komitmen Yaman dengan menyatakan bahwa serangan-serangan udara tidak akan menghalangi solidaritas dengan masyarakat Palestina di Jalur Gaza. (Tribun-Video.com)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di Al Mayadeen dengan judul US-UK aggression on Yemen will not go unanswered: Saree

# TRIBUN VIDEO UPDATE # Yaman # Israel # perang # Amerika Serikat # Inggris

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Yessy Arisanti Wienata
Video Production: Ananda Bayu Sidarta
Sumber: Tribun Video

Tags
   #TRIBUN VIDEO UPDATE   #Yaman   #Israel   #perang   #Amerika Serikat   #Inggris

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved