TRIBUNNEWS UPDATE
Kritik Tajam 9 Kampus Terhadap Pemerintahan Jokowi, Mulai dari UMY, Unpad, UI hingga UGM
TRIBUN-VIDEO.COM - Perwakilan sivitas akademika sedikitnya 9 kampus di Indonesia melayangkan kritik demokrasi terhadap pemerintahan Presiden Jokowi.
Kritik itupun disampaikan sejak Rabu (31/1/2024) hingga Sabtu (3/2/2024).
Berikut pernyataan sikap para sivitas akademika terhadap Presiden Joko Widodo.
Kritik pertama itu disampaikan oleh sivitas akademika UGM menyampaikan Petisi Bulaksumur pada Rabu (31/1/2024) yang meminta Jokowi untuk kembali ke koridor demokrasi.
Mereka menyesalkan tindakan moral demokrasi seperti pelanggaran etik di MK hingga terkait keterlibatan pejabat publik dalam kampanye politik.
Kemudian kritik kedua disampaikan oleh Universitas Islam Indonesia (UII) yang menyampaikan kritik dalam Indonesia Darurat Kenegarawan pada Kamis (1/2/2024).
Baca: Deklarasi Luhut Dukung Prabowo-Gibran di Pilpres 2024, Yakin Sosoknya Bisa Lanjutkan Program Jokowi
Pernyataan sikap yang dibacakan oleh Rektor UII Prof Fathul Wahid itu menyoroti terkati pencalonan putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka.
Ketiga yakni sivitas akademika Universitas Indonesia mengutarakan kritik melalui Deklarasi Kebangsaan pada Jumat (2/2/2024).
Kritik yang disampaikan mengenai demokrasi di Indonesia yang sudah terganggu setelah perebutan kekuasaan yang dinilai nihil etika jelang Pilpres 2024.
Kampus selanjutnya yakni Universitas Hassanudin (Unhas) Makassar yang mengkritik Jokowi melalui aksi pernyataan UNHAS BERGERAK UNTUK DEMOKRASI pada Jumat (2/2/2024).
Mereka menyampaikan kritik soal etika bagi para elite politik di Indonesia dan berharap agar para elite politik mendahulukan etika dan landasan Pancasila.
Selanjutnya, sivitas akademika Universitas Andalas (Unad) Sumatera Barat juga mengeluarkan setidaknya lima kritikan jelang Pemilu 2024 pada Jumat (2/2/2024).
Mereka mendesark Jokowi agar tidak menggunakan kekuasaan yang berpotensi terjadi kecurangan dalam pemilu hingga meminta supaya pemerintah megembalikan marwah perguruan tinggi sebagai institusi penjaga nilai dan moral yang independen.
Keenam ada Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin, Kalimantan Selatan juga menggelar Deklarasi Kebangsaan pada Jumat (2/2/2024).
Mereka mengharapkan Pemilu 2024 dapat jujur dan bertanggung jawab serta pemilu yang beretika sebagai acuan penting dalam proses demokrasi.
Baca: Soroti Mundurnya Mahfud MD dan Ahok dari Jabatan, Pengamat Nilai Jadi Tanda Perang Jokowi dan PDIP
Kemudian, sivitas akademika Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung menyampaikan Deklarasi Seruan Kebangsaan, Jumat (2/2/2024).
Mereka berpendapat, penyimpangan prinsip demokrasi di berbagai lini dan tingkatan sudah banyak terjadi di era pemerintahan Jokowi seperti putusan pengubahan usia capres-cawapres.
Selanjutnya, Sivitas akademika Universitas Padjadjaran (Unpad) memberikan kritik berjudul Petisi Seruan Padjadjaran: Selamatkan Negara Hukum yang Demokratis, Beretika, dan Bermartabat pada Sabtu (3/2/2024).
Mereka menilai bahwa kualitas demokrasi di masa kepemimpinan Jokowi telah menurun hingga korupsi yang kian merajalela juga menjadi perhatian.
Terakhir kritik juga disampaikan oleh Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melalui "Mengawal Demokrasi Indonesia yang Berkeadaban", Sabtu (3/2/2024).
Guru besar UMY Akif Khilmiyah menyinggung adanya pelanggaran konstitusi dan hilangnya etika bernegara terus terjadi dalam kurun waktu satu tahun terakhir ini.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di tribunnews.com dengan judul Kritik Tajam Sejumlah Kampus Warning Jokowi, Mulai UGM, UII, Unhas, UI hingga Unpad Ambil Sikap
Host: Alexa
VP: Gianta
# Jokowi # UGM # Unhas # UI # UII # Unpad # Etika
Reporter: Dhea Andika Rizqi
Video Production: Gianta Firmandimas Adya Mahendra
Sumber: Tribunnews.com
Terkini Nasional
Reaksi Kubu Roy Suryo Menanggapi Janji Jokowi yang bakal Menunjukkan Ijazahnya di Persidangan
6 jam lalu
Terkini Nasional
Ditanya terkait Memberikan RJ Bagi Tersangka Kasus Ijazah, Begini Jawaban dari Pihak Jokowi
8 jam lalu
Terkini Nasional
Pihak Jokowi Sebut Permintaan Maaf ke Solo dan RJ Merupakan Permohonan dari Tersangka Kasus Ijazah
8 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Jokowi Siap Buka Ijazah SD hingga Sarjana, Kuasa Hukum: Kasus Bakal Tetap Lanjut di Persidangan
1 hari lalu
Terkini Nasional
Yakup Hasibuan Tegaskan RJ di Kasus Ijazah Bukan Strategi Jokowi, Sebut Permohonan dari Tersangka
1 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.