Senin, 27 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Kritik Tajam 9 Kampus Terhadap Pemerintahan Jokowi, Mulai dari UMY, Unpad, UI hingga UGM

Sabtu, 3 Februari 2024 21:40 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Perwakilan sivitas akademika sedikitnya 9 kampus di Indonesia melayangkan kritik demokrasi terhadap pemerintahan Presiden Jokowi.

Kritik itupun disampaikan sejak Rabu (31/1/2024) hingga Sabtu (3/2/2024).

Berikut pernyataan sikap para sivitas akademika terhadap Presiden Joko Widodo.

Kritik pertama itu disampaikan oleh sivitas akademika UGM menyampaikan Petisi Bulaksumur pada Rabu (31/1/2024) yang meminta Jokowi untuk kembali ke koridor demokrasi.

Mereka menyesalkan tindakan moral demokrasi seperti pelanggaran etik di MK hingga terkait keterlibatan pejabat publik dalam kampanye politik.

Kemudian kritik kedua disampaikan oleh Universitas Islam Indonesia (UII) yang menyampaikan kritik dalam Indonesia Darurat Kenegarawan pada Kamis (1/2/2024).

Baca: Deklarasi Luhut Dukung Prabowo-Gibran di Pilpres 2024, Yakin Sosoknya Bisa Lanjutkan Program Jokowi

Pernyataan sikap yang dibacakan oleh Rektor UII Prof Fathul Wahid itu menyoroti terkati pencalonan putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka.

Ketiga yakni sivitas akademika Universitas Indonesia mengutarakan kritik melalui Deklarasi Kebangsaan pada Jumat (2/2/2024).

Kritik yang disampaikan mengenai demokrasi di Indonesia yang sudah terganggu setelah perebutan kekuasaan yang dinilai nihil etika jelang Pilpres 2024.

Kampus selanjutnya yakni Universitas Hassanudin (Unhas) Makassar yang mengkritik Jokowi melalui aksi pernyataan UNHAS BERGERAK UNTUK DEMOKRASI pada Jumat (2/2/2024).

Mereka menyampaikan kritik soal etika bagi para elite politik di Indonesia dan berharap agar para elite politik mendahulukan etika dan landasan Pancasila.

Selanjutnya, sivitas akademika Universitas Andalas (Unad) Sumatera Barat juga mengeluarkan setidaknya lima kritikan jelang Pemilu 2024 pada Jumat (2/2/2024).

Mereka mendesark Jokowi agar tidak menggunakan kekuasaan yang berpotensi terjadi kecurangan dalam pemilu hingga meminta supaya pemerintah megembalikan marwah perguruan tinggi sebagai institusi penjaga nilai dan moral yang independen.

Keenam ada Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin, Kalimantan Selatan juga menggelar Deklarasi Kebangsaan pada Jumat (2/2/2024).

Mereka mengharapkan Pemilu 2024 dapat jujur dan bertanggung jawab serta pemilu yang beretika sebagai acuan penting dalam proses demokrasi.

Baca: Soroti Mundurnya Mahfud MD dan Ahok dari Jabatan, Pengamat Nilai Jadi Tanda Perang Jokowi dan PDIP

Kemudian, sivitas akademika Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung menyampaikan Deklarasi Seruan Kebangsaan, Jumat (2/2/2024).

Mereka berpendapat, penyimpangan prinsip demokrasi di berbagai lini dan tingkatan sudah banyak terjadi di era pemerintahan Jokowi seperti putusan pengubahan usia capres-cawapres.

Selanjutnya, Sivitas akademika Universitas Padjadjaran (Unpad) memberikan kritik berjudul Petisi Seruan Padjadjaran: Selamatkan Negara Hukum yang Demokratis, Beretika, dan Bermartabat pada Sabtu (3/2/2024).

Mereka menilai bahwa kualitas demokrasi di masa kepemimpinan Jokowi telah menurun hingga korupsi yang kian merajalela juga menjadi perhatian.

Terakhir kritik juga disampaikan oleh Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melalui "Mengawal Demokrasi Indonesia yang Berkeadaban", Sabtu (3/2/2024).

Guru besar UMY Akif Khilmiyah menyinggung adanya pelanggaran konstitusi dan hilangnya etika bernegara terus terjadi dalam kurun waktu satu tahun terakhir ini.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di tribunnews.com dengan judul Kritik Tajam Sejumlah Kampus Warning Jokowi, Mulai UGM, UII, Unhas, UI hingga Unpad Ambil Sikap

Host: Alexa
VP: Gianta

# Jokowi # UGM # Unhas # UI # UII # Unpad # Etika

Editor: bagus gema praditiya sukirman
Reporter: Dhea Andika Rizqi
Video Production: Gianta Firmandimas Adya Mahendra
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Jokowi   #Etika   #UGM   #Universitas Indonesia

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved