Minggu, 12 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Presiden Raisi soal Rencana AS Serang Iran, Ancam akan Balas Lebih Kejam jika Diserang

Jumat, 2 Februari 2024 20:58 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Ebrahim Raisi buka suara terkait rencana Amerika Serikat yang akan menargetkan situs Iran di Irak dan Suriah.

Raisi menegaskan bahwa Iran tidak akan memulai perang terlebih dahulu dengan siapapun.

Demikian disampaikan presiden Iran dalam pidatonya yang disiarkan televisi pada Jumat (2/2).

Baca: AS Yakin Drone yang Bunuh Tentaranya adalah Buatan Iran, Biden Didesak untuk Membalas Serangan

Raisi menekankan jika ada negara yang berniat menggertak Iran, maka militernya akan membalas lebih keras.

"Kami tidak akan memulai perang, tetapi jika ada yang ingin menggertak kami, mereka akan mendapat tanggapan yang keras," kata Raisi.

Sebelumnya diberitakan Washington sedang mempertimbangkan balasan terhadap Iran setelah tiga tentara AS terbunuh dalam serangan di pangkalan militernya di Yordania.

Ini pertama kalinya tentara AS tewas akibat serangan yang dilakukan milisi-milisi yang didukung Iran sejak perang Hamas Israel pecah 7 Oktober.

Baca: Wanti-wanti Iran ke Amerika: Jangan Coba-coa Menantang Perang, Kami Tidak Takut!

Sementara itu, Wall Street Journal melaporkan bahwa serangan AS di Irak dan Suriah akan menargetkan beberapa sasaran.

Termasuk personil dan fasilitas Iran di kedua negara tersebut.

Laporan itu mengatakan serangan balasan AS ke Iran dapat dimulai akhir pekan ini.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di timesofisrael.com dengan judul Raisi: Iran will not start a war, but ‘anyone wants to bully us will receive a strong response’

Host: Rima Anggi
Vp: Mellinia Pranandari

# Iran # Amerika # Perang # Timur Tengah

Editor: bagus gema praditiya sukirman
Reporter: Rima Anggi Pratiwi
Video Production: Mellinia Pranandari Putri Kristianto
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Iran   #Amerika   #perang   #Timur Tengah

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved