Kamis, 30 April 2026

Live Update

Joe Biden Geram Buntut 3 Prajurit AS Tewas & 34 Terluka: Kami Bakal Balas Serangan Militan

Senin, 29 Januari 2024 15:35 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden, geram mengetahui tiga prajuritnya tewas dan 34 lainnya terluka di pangkalan Al-Tanf, Suriah, Minggu (28/1/2024).

Diketahui, pangkalan Al-Tanf berada di wilayah Suriah, yang berbatasan dengan Irak dan Yordania.

Lantas, Joe Biden akan mengancam akan membalas serangan drone yang diluncurkan kelompok bersenjata yang didukung Iran.

“Hari ini, hati Amerika sedang sedih. Tadi malam, tiga anggota militer Amerika tewas dan lainnya terluka, dalam serangan udara dengan drone terhadap pasukan kami yang ditempatkan di timur laut Yordania dekat perbatasan. Perbatasan Suriah,” kata Joe Biden.

Terkini, AS menyatakan tengah menyelidiki serangan itu, namun Joe Biden menerka bahwa Iran ialah dalangnya.

“Meskipun kami masih mengumpulkan fakta mengenai serangan ini, kami mengetahui bahwa serangan tersebut dilakukan oleh kelompok bersenjata ekstremis dukungan Iran yang beroperasi di Suriah dan Irak,” sambung Joe Biden.

Joe Biden berjanji bakal meminta pertanggungjawaban semua pihak yang bertanggung jawab pada waktu dan dengan cara yang dipilih Amerika Serikat.

Adapun Biden juga memuji tiga tentara yang tewas sebagai "patriot".

Yakin, pemimpin AS itu memuji keberanian mereka dan mengatakan bahwa serangan itu tidak adil.

Baca: Warga Negara Peru di Israel Kena Batunya seusai Bantu Zionis Perang Lawan Hamas di Gaza

"Bersama-sama, kami akan menjunjung tinggi komitmen suci yang kami miliki terhadap keluarga mereka. Kami akan berusaha untuk menjadi layak atas kehormatan dan keberanian mereka," katanya.

Hal senada juga disampaikan oleh Menteri Pertahanan AS, Lloyd Austin.

Lloyd Austin tegas mengutuk serangan drone yang menewaskan tiga tentara AS di Suriah.

“Saya merasa marah dan sedih atas terbunuhnya 3 tentara kami dalam serangan terhadap pasukan kami di (Suriah), timur laut Yordania,” kata Lloyd Austin.

“Milisi yang didukung oleh Iran bertanggung jawab atas serangan yang terus berlanjut terhadap pasukan Amerika,” katanya.

Lloyd Austin menekankan AS akan membalas serangan tersebut.

“Kami akan merespons pada waktu dan tempat yang tepat terhadap serangan terhadap pasukan kami di Yordania,” lanjutnya.

Lloyd Austin memastikan Amerika Serikat tak akan mentolerir serangan terhadap tentaranya.

“Presiden Biden dan saya tidak akan mentolerir serangan terhadap pasukan Amerika,” katanya.

Menteri Pertahanan tersebut bersumpah akan melakukan berbagai cara untuk melindungi kepentingan AS di Timur Tengah.

“Kami akan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk melindungi Amerika Serikat, pasukan kami, dan kepentingan kami,” lanjutnya.

Sebagai informasi, Amerika Serikat mengerahkan ribuan tentaranya di Suriah dan Irak dengan alasan untuk memerangi kelompok bersenjata yang mengancam keamanan AS.

Presiden AS saat itu, Donald Trump, mengumumkan pada tahun 2018 bahwa kepemimpinan ISIS runtuh.

Dengan runtuhnya ISIS, AS mengurangi jumlah tentaranya di Suriah dan Irak.

Lantas, AS berdalih tidak menarik seluruh tentara lantaran khawatir kekuatan ISIS tumbuh kembali.

Meski demikian, berdasarkan kenyataannya mereka bertujuan membatasi pengaruh Iran di Suriah dan Irak.

Diketahui, selain di Suriah dan Irak, AS juga menempatkan tentaranya di Yordania, negara Arab pendukung Palestina dan penentang Israel.

Yordania menjalin kerja sama militer dengan AS yang ditandatangani pada akhir 2021.

Kedua negara tersebut berkomitmen untuk menjaga kestabilan pertahanan dan keamanan regional.

Dengan adanya hal itu, Yordania memberikan hak kepada tentara AS untuk beraktivitas di wilayahnya.

(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 3 Tentara AS Tewas, Joe Biden Marah: Kami akan Balas Serangan Militan yang Didukung Iran

# Joe Biden # Israel # Palestina # Gaza

Editor: Restu Riyawan
Reporter: Adila Ulfa Muna Risna
Video Production: Latif Ghufron Aula
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Joe Biden   #Israel   #Palestina   #Gaza

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved