Rabu, 8 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Netanyahu Nyatakan Palestina Tak Boleh Ada, Menlu Retno: Berbahaya dan Tak Diterima

Kamis, 25 Januari 2024 15:17 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Indonesia mengecam keras pernyataan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang ingin menghapus Palestina dari peta dunia.

Menlu Retno Marsudi dalam keterangan persnya pada Rabu (24/1/2024) mengatakan, pernyataan Netanyahu tersebut tak dapat diterima.

Hal tersebut dianggap menegaskan tujuan akhir Israel untuk menghapus Palestina.

Untuk itu Retno meminta DK PBB untuk segera bertindak karena pernyataan ini bisa menyulut ancaman perang besar-besaran di Timur Tengah.

Baca: Perdana Menteri Israel Netanyahu Ingin Pertahankan Karier Politiknya Lalui Perang Genosida di Gaza

Retno juga menuntut gencatan senjata dilakukan segera dan permanen.

Kondisi tersebut dianggap bisa mengatasi dan menyudahi situasi kemanusiaan saat ini.

Adapun Menlu Retno melakukan aksi walk out saat debat terbuka DK PBB pada Selasa (23/1/2024) di New York.

Dalam video yang diunggah oleh VOA Indonesia, tampak Retno dan beberapa diplomat keluar ruangan debat.

Peristiwa itu terjadi saat wakil tetap Israel untuk PBB, Gilad Erdan menyampaikan pernyataan.

Baca: Rekaman Pertemuan Netanyahu Bocor, Akui Kecewa dengan AS dan Qatar karena Merasa Dinomorduakan

Adapun dalam debat terbuka tersebut, Retno mengajukan tiga tuntutan terkait dengan konflik Israel-Palestina.

Pertama yakni menuntut gencatan senjata segera dan permanen.

Hal ini dianggap dapat jadi solusi untuk kedua negara dan mengatasi situasi kemanusiaan di sana.

Kedua, Palestina segera diberikan keanggotaan penuh di PBB agar bisa memulai solusi dua negara dan menghentikan agresi brutal Israel.

Ketiga, menghentikan aliran senjata ke Israel yang bisa membunuh warga sipil tak bersalah.

(TribunVideo.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Indonesia Tolak Keras Niat Israel Hapus Palestina dari Peta Dunia

# Benjamin Netanyahu # Retno Marsudi  # Israel 

Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Video Production: Rahmat Gilang Maulana
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved