Senin, 27 April 2026

LIVE UPDATE

AS Disebut Berusaha Merusak Kedaulatan Irak dengan Menyerang Unit Militer Irak hingga 2 Orang Tewas

Kamis, 25 Januari 2024 13:12 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Irak mengatakan bahwa Amerika Serikat berambisi untuk merusak kedaulatan Irak.

Serangan udara AS terhadap titik-titik milik tentara Irak dan perlawanan menewaskan dua orang dan melukai lainnya.

Kantor Perdana Menteri Irak Mohammed Shia al-Sudani pada tanggal 24 Januari mengeluarkan pernyataan yang menyalahkan AS karena secara aktif bekerja melawan kedaulatan Baghdad setelah serangan terhadap posisi yang dipegang oleh Unit Mobilisasi Populer (PMU).

Di mana sebelumnya, Amerika Serikat kembali melakukan serangan udara terhadap tempat-tempat unit militer Irak dan PMU di wilayah Jurf al-Nasr dan Al-Qaim.

“Dalam tekad yang jelas untuk membahayakan keamanan dan stabilitas di Irak, Amerika Serikat kembali melakukan serangan udara terhadap tempat-tempat unit militer Irak dan PMU, di wilayah Jurf al-Nasr dan Al-Qaim, Yahya Rasool", kata juru bicara Panglima Angkatan Bersenjata Irak, mengatakan dalam sebuah pernyataan atas nama Sudani.

Dia mencatat bahwa serangan-serangan yang dilakukan oleh AS ini bertentangan dengan hubungan yang telah dibangun oleh pemerintah Irak selama bertahun-tahun dan mengarah pada tingkat eskalasi yang tidak bertanggung jawab karena kawasan tersebut sudah menghadapi risiko perang yang lebih besar.

Baca: Remuk Dirudal Houthi selama 2 Jam, Sejumlah Kapal Perang AS Putar Balik Tak Berani Lalui Laut Merah

Juru bicara Panglima Angkatan Bersenjata Irak juga menyebut melihat As tergelincir ke dalam tindakan agresi yang tidak dapat dibenarkan terhadap kedaulatan nasional Irak.

“Kami melihat (AS) tergelincir ke dalam tindakan agresi yang terkutuk dan tidak dapat dibenarkan terhadap wilayah dan kedaulatan nasional Irak,” tambah Rasool.

Sebagai informasi, dua anggota PMU Irak tewas, dan tiga lainnya terluka menyusul serangan AS di provinsi Babilonia dan Anbar.

Serangan-serangan yang dilakukan oleh Washington ini terjadi sebagai respons terhadap gelombang serangan roket dan drone yang dilakukan oleh Perlawanan Islam di Irak, yang menargetkan pangkalan ilegal AS di ladang minyak Conoco yang diduduki Suriah, dan pangkalan Ain al-Assad di Irak, serta operasi lain terhadap Suriah. Pelabuhan Ashdod di Israel.

“Pada saat pendudukan kriminal AS kembali secara terang-terangan menargetkan pasukan keamanan kami… kami mendesak Mujahidin Perlawanan Islam di Irak untuk memulai tahap kedua operasi mereka, yang mencakup pemberlakuan blokade terhadap navigasi maritim Zionis di Laut Mediterania dan membuat pelabuhan entitas tidak berfungsi,” kata Sekretaris Jenderal Brigade Sayyid al-Shuhada, Abu Ala al-Walaei dalam sebuah postingan di media sosial.

Walaei menambahkan bahwa operasi yang dilakukan oleh perlawanan Irak tidak akan menghentikan operasinya sampai “pengepungan tidak adil terhadap Gaza dicabut dan pembantaian mengerikan Zionis terhadap rakyatnya dihentikan.”(*)


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul AS Lakukan Serangan Udara ke Irak Berambisi untuk Merusak Kedaulatan Irak, Begini kata PM Irak

# Irak # Amerika Serikat # PM Irak Mohammed Shia Al Sudani

Editor: Khaira Nova Hanugrahayu
Reporter: Mei Sada Sirait
Video Production: Latif Ghufron Aula
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved