Terkini Daerah
TERKUAK! KONDISI TERKINI Keluaga Korban Mat Tanjar seusai Carok Maut, Warga Waspada Ada Balas Dendam
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM -- Tragedi carok di Madura, Jawa Timur cukup menjadi sorotan publik.
Pasalnya, insiden berdarah yang terjadi di Desa Bumi Anyar, Kecamatan Tanjung Bumi, Bangkalan, Madura itu menewaskan 4 orang sekaligus.
Korban yakni Mat Tanjar, Mat Terdam, Najehri dan Hafid.
Mereka tewas saat duel carok melawan Hasan Busri dan Werdi pada Jumat 12 Januari 2024 malam lalu.
Saat ini, jasad ke-empat korban telah dimakamkan oleh kelauarganya masing-masing.
Sementara itu, pelaku Hasan Busri dan Werdi sudah diamankan aparat kepolisian Polres Bangkalan.
Kapolres Bangkalan, AKBP Febri Isman Jaya mengatakan, kedua pelaku saat ini sudah diamankan dan terancam hukuman penjara semuru hidup.
“Penerapan Pasal 340 KUHP, seumur hidup,” ucap AKBP Febri Isman Jaya didampingi Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP Heru Cahyo di Mapolres Bangkalan.
Lalu bagaimana kondisi keluarga korban sekarang?
Sudah lebih dari sepekan berlalu, insiden carok di Madura masih menyimpan duka mendalam bagi keluarga korba
Baca: Percepat Layanan Adminduk, Disdukcapil dan PMK Papua Barat Daya Drop Barang Hibah ke Kabupaten/Kota
Hal itu diungkapkan langsung oleh Kepala Desa Bumi Anyar saat diwawancari terkait kondisi keluarga korban Mat Tanjar CS.
Menurut pria yang akrab disapa Pak Bun, insiden carok di wilayah Madura memang cukup sering terjadi.
"Lumayan sering lah (carok) kalau di Madura," terangnya.
Namun, untuk di wilayah desanya ini hingga menelan korban jiwa merupakan kali pertama.
"Pernah ada (di Bumi Anyar) cuma hanya sebatas pembacokan, engga sampai meninggal," kata dia dikutip TribunnewsBogor.com dari kanal youtube TVOneNews.
Pak Kades menjelaskan, insiden carok kerap terjadi ketika harga diri seseorang mau dijatuhkan oleh orang lain.
"Yang terjadi cara penyelesaikannya kesitu (carok)," kata dia.
Yang kedua, sambung dia, terkait dengan istri.
"Kalau masalah istri di Madura tidak ada jalan keluar lagi, kalau (masalah) yang lainnya saya rasa bisa dimusyawarahkan," terang Pak Bun.
Pak Kades menjelaskan, saat ini kondisi diwilayahnya masih belum kondusif pasca insiden carok yang menewaskan 4 orang tersebut.
Terlebih, jika ada pihak dari luar yang datang ingin bertemu dengan keluarga korban Mat Tanjar CS.
Selain keluarga korban masih dalam kondisi berduka, pihaknya juga menghidari hal-hal yang tak diinginkan.
"Saya rasa situasi ini belum kondusiif (untuk bertemu keluarga korban), dalam artian ketika ada tamu dari luar yang sebelumnya belum dikenal, inikan nantikan timbul pertanyaan-pertanyaan, jadi untuk sementara kita menghindari supaya tidak terjadi pemikiran yang aneh-aneh dari keluarga korban," tuturnya.
Ia berharap, desanya kembali aman dan kondusif serta tidak terjadi lagi insiden mengerikan tersebut.
Sementara itu, Hasan Busri dan Werdi, pelaku carok di Madura mengaku menyesal dan menyampaikan permohonan maafnya kepada keluarga korban.
"Saya selaku tersangka, minta maaf kepada keluarga korban karena faktor kehilafan saya. Saya engga maksud membunuh," ungkapnya.
Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul Kondisi Terkini Keluarga Korban Mat Tanjar Pasca Insiden Carok Madura, Pak Kades : Belum Kondusif
# carok # Mat Tanjar # Madura
Sumber: Tribunnews.com
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.