LIVE UPDATE
Ansarullah Enggan Gunakan Lagi Pegawai AS dan Inggris, Beri Waktu 1 Bulan untuk Pergi dari Yaman
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Sebuah sumber di PBB mengabarkan, Ansarullah memberi waktu satu bulan kepada para pegawai asal Amerika Serikat, dan Inggris, untuk meninggalkan wilayah-wilayah yang dikuasainya di Yaman.
Gerakan Ansarullah, Selasa (23/1/2024) mengumumkan, para pegawai berkewarganegaraan Amerika Serikat, dan Inggris, di Yaman, adalah persona non grata.
Sumber PBB, yang dikutip TV Al Mayadeen, mengatakan, para pegawai AS dan Inggris, diberi waktu satu bulan untuk meninggalkan wilayah-wilayah yang dikuasai Ansarullah Yaman.
Ia menambahkan, Ansarullah bermaksud untuk berhenti menggunakan para pegawai asal Amerika Serikat dan Inggris, di wilayah-wilayah yang dikuasainya.
Seperti diketahui, belum lama ini AS dan Inggris, kembali menyerang wilayah Yaman, dalam rangka mendukung Rezim Zionis, dan serangan-serangan itu dibalas oleh Angkatan Bersenjata Yaman.
Baca: Petaka Baru Joe Biden seusai Serang Yaman! Houthi SIAP PERANG hingga Nyawa Warga AS-Inggris Terancam
Militer Yaman, menyerang kapal-kapal Israel, atau kapal-kapal yang menuju pelabuhan-pelabuhan Israel, di Laut Merah, dan Selat Bab El Mandeb, untuk mendukung rakyat Gaza.
Masalah ini menyebabkan AS dan Inggris, bekerja sama membentuk koalisi maritim di Laut Merah, untuk melawan Ansarullah Yaman, dan melancarkan serangan ke negara itu.
Serangan-serangan AS dan Inggris, sampai sekarang telah menyebabkan sejumlah orang Yaman, gugur, sekalipun serangan Yaman, ke kapal-kapal Israel, atau pendukung Israel, tidak pernah menewaskan seorang pun.(*)
Artikel ini telah tayang di parstoday.ir dengan judul Ansarullah Ultimatum Pegawai AS dan Inggris Tinggalkan Yaman
# PBB # Ansarullah # Amerika Serikat # Inggris
Reporter: Mei Sada Sirait
Video Production: Latif Ghufron Aula
Sumber: Tribun Video
Tribunnews Update
Rangkuman Konflik AS-Iran: Araghchi Kutuk Zionis! Ingatkan Dampak Bom Bushehr & Siap Hadapi 'Neraka'
7 hari lalu
Tribunnews Update
Netanyahu Sesumbar 70 Persen Produksi Baja Iran Hancur Diserang, Ancam Bakal Terus Bombardir
7 hari lalu
Tribunnews Update
AS Disebut Takut Teknologi Jatuh ke Tangan Musuh, Terpaksa Hancurkan Pesawat Sendiri di Wilayah Iran
7 hari lalu
Tribunnews Update
Beda Klaim, Iran Akui Gagalkan Misi Penyelamatan AS di Isfahan, Washington Sebut Operasi Berhasil
7 hari lalu
Tribunnews Update
Iran Abaikan Ultimatum 48 Jam Donald Trump, Tegaskan Pasukan Siap Hadapi 'Neraka' Washington
7 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.