Minggu, 12 April 2026

LIVE UPDATE

Joe Biden Pilih Tak Ambil Pusing soal Perselisihan dengan Netanyahu terkait Masa Depan Palestina

Minggu, 21 Januari 2024 13:11 WIB
VOA

TRIBUN-VIDEO.COM- Presiden Amerika Serikat, Joe Biden mengaku menganggap enteng perselisihannya dengan Israel mengenai masa depan negara Palestina sebagai tujuan politik pascaperang di Gaza.

Hal itu disampaikan Biden seusai beberapa jam melakukan pembicaraan melalui telepon dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.

Pernyataan itu disampaikan Biden pada Jumat (19/1/2024) di Gedung Putih.

Joe Biden sangat mempercayai ada sejumlah tipe solusi dua-negara dan sangat yakin Netanyahu menerima satu dari sejumlah opsi itu.

“Ada sejumlah negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang…tidak memiliki militer sendiri, sejumlah negara memiliki keterbatasan. Jadi, saya pikir ada cara agar hal ini bisa berhasil,” kata Biden.

Baca: Joe Biden Ikut Campur Rancang Negara Palestina, Hamas: AS Hanya Perburuk Situasi di Jalur Gaza

Menurut Biden, pembicaraan tersebut merupakan perincian paling detil dengan Netanyahu mengenai masa depan Gaza.

Biden turut menepis anggapan bahwa solusi dua negara antara Israel dan Palestina tidak dapat dicapai apabila pemerintahan Israel saat ini berkuasa.

Pasalnya, menurut Joe Biden Pemerintahan Israel yang sekarang merupakan pemerintahan paling keras dalam sejarah negara tersebut.

Gedung Putih berharap, bersamaan dengan solusi dua negara, dapat menjadi perantara normalisasi hubungan antara Israel dan Arab Saudi.

Dilaporkan ini merupakan solusi yang telah lama ditunggu-tunggu dan memiliki implikasi ekonomi dan keamanan yang luas bagi kawasan.

Baca: Respons Hamas soal Joe Biden Rancang Negara Palestina: Disesuaikan dengan Kepentingan Israel

Sebelumnya, Netanyahu mengatakan pada Kamis (18/1) bahwa dia mengatakan kepada AS menentang dukungan lama Washington terhadap pembentukan negara Palestina setelah perang Israel dengan Hamas.

Namun, Gedung Putih membantah bahwa pernyataan Netanyahu merupakan salah satu faktor yang mendasari seruan tersebut.

Sebagai informasi, Timur Tengah telah menjadi kawasan paling panas sejak Hamas yang didukung Iran melancarkan serangan teroris terhadap Israel pada 7 Oktober.

Serangan itu menewaskan sedikitnya 1.200 orang dan menyandera sekitar 240 orang.

Sebagai balasannya, Israel melancarkan serangan militer yang sejauh ini telah menewaskan lebih dari 24.000 warga Palestina.

Puluhan ribu korban yang tewas sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak.

Kedua belah pihak tidak ada yang membedakan antara kombatan dan warga sipil.

(Tribun-Video.com/ voaindonesia.com)

Artikel ini telah tayang di voaindonesia.com dengan judul "Biden Anggap Enteng Perselisihan dengan Netanyahu Terkait Negara Palestina"

# Gaza # Amerika Serikat # Joe Biden # Israel # Palestina

Editor: Unzila AlifitriNabila
Video Production: Rania Amalia Achsanty
Sumber: VOA

Tags
   #Amerika Serikat   #Joe Biden   #Israel   #Palestina   #Gaza

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved