Mancanegara
CUEK! Houthi Tak Peduli Dicap Teroris oleh Amerika Serikat, Bersikukuh Bela Palestina
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Pemerintah Amerika Serikat (AS) kembali menetapkan Houthi Yaman sebagai kelompok teroris.
Hal ini terjadi setelah AS-Inggris meluncurkan serangan di Yaman sebagai tanggapan atas tindakan Houthi di Laut Merah.
Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih Jake Sullivan mengatakan bahwa Houthi menimbulkan ancaman besar.
Pasalnya, kelompok tersebut tak henti-hentinya menyerang kapal dagang di perairan internasional.
Baca: Media AS Akui Serangan AS ke Yaman Sia-sia, Justru Memicu Demonstrasi Para Pendukung Palestina
"Menanggapi ancaman dan serangan yang terus berlanjut ini, AS mengumumkan penetapan Ansarallah, yang juga dikenal sebagai Houthi, sebagai Teroris Global yang Ditunjuk Secara Khusus," kata Sullivan, dikutip dari Al Jazeera, Kamis (18/1/2024).
Penetapan Houthi sebagai kelompok teroris sebelumnya pernah dilakukan di masa kepemimpinan Presiden Donald Trump.
Namun, label tersebut dicabut pada Januari 2021 di awal Presiden Joe Biden menjabat.
Dengan ditetapkannya kembali Houthi sebagai kelompok teroris, Sullivan berharap dapat membatasi pergerakan militan tersebut.
Baca: Kapal Amerika Ginko Picardie di Teluk Aden Dihantam Rudal Houthi, Balasan atas Penderitaan Palestina
Penetapan ini tidak akan berlaku selama 30 hari ke depan.
Kecuali jika Houthi bersedia menghentikan serangan di Laut Merah, maka AS akan mengevaluasi penetapan tersebut.
Menanggapi hal ini, Juru Bicara Houthi Mohammed Abdulsalam mengaku tak peduli.
Pihaknya akan terus membela Gaza dengan menargetkan kapal-kapal terkait Israel di Laut Merah, Laut Arab, dan Selat Bab Al-Mandab.
Menurut Abdulsalam, penetapan Houthi sebagai kelompok teroris tidak ada kaitannya dengan serangan tersebut.
"Kami tidak akan mundur dalam posisinya dalam mendukung rakyat Palestina," kata Abdulsalam kepada Al Jazeera.
(*)
Baca selengkapnya disini
# Houthi # Teroris # Palestina # Amerika Serikat #
Sumber: Tribunnews.com
Internasional
Perang Iran Bisa Meledak Lagi? Israel dan AS Gelar Pertemuan Bahas Serangan Lanjutan ke Teheran
9 menit lalu
Tribunnews Update
Haus Perang! Militer Israel Desak AS Lanjutkan Serangan ke Iran, Kini Rapat Rahasia Bahas Skenario
3 jam lalu
Tribun Video Update
Rangkuman Perang Timur Tengah: Negara-negara Arab Bantu AS Serang Iran? Rentetan Roket Gempur Israel
3 jam lalu
Tribun Video Update
Xi Jinping Peringatkan Trump: Jika Salah Perhitungan, Maka Bisa Picu Bentrokan Serius China-AS
5 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.